Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Kisah Buya Hamka Akan Difilmkan, Kenali Sosoknya
Dibayangi nama besar ayahnya Abdul Karim Amrullah, Hamka sering melakukan perjalanan jauh sendirian.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
Ia merampungkan Tafsir Al-Azhar dalam keadaan sakit sebagai tahanan.
Seiring peralihan kekuasaan ke Soeharto, Hamka dibebaskan pada Januari 1966.
Ia mendapat ruang pemerintah, mengisi jadwal tetap ceramah di RRI dan TVRI.
Ia mencurahkan waktunya membangun kegiatan dakwah di Masjid Al-Azhar.
Ketika pemerintah menjajaki pembentukan MUI pada 1975, peserta musyawarah memilih dirinya secara aklamasi sebagai ketua.
Namun, Hamka memilih meletakkan jabatannya pada 19 Mei 1981, menanggapi tekanan Menteri Agama untuk menarik fatwa haram MUI atas perayaan Natal bersama bagi umat Muslim.
Ia meninggal pada 24 Juli 1981 dan jenazahnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
Semasa hidupnya, Hamka dikenal sebagai seorang humanis yang rendah hati, membawa khutbah dan pidato yang memikat.
Ceramah-ceramahnya dengan pilihan kalimat-kalimat yang santun telah mengikat perhatian umat di berbagai pelosok dearah.
Abdurrahman Wahid menulis, penyampaian Hamka dalam masalah keagamaan "sangat menawan" dan "menghanyutkan".
Penulis Malaysia Muhammad Uthman El Muhammady mencatat, Hamka sebagai pemikir yang berpegang teguh pada pendapat yang diyakininya, tetapi "mengutarakan argumennya dengan gaya yang elegan".
Ia mengutamakan silaturahmi ketimbang meributkan perbedaan tak berprinsip.
Shobahussurur dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengutip bagaimana penerimaan Hamka terhadap perbedaan paham dalam perkara cabang agama.
Ketika Abdullah Syafii hendak menyampaikan khutbah di Masjid Agung Al-Azhar, Hamka mempersilakan azan di masjid itu dilakukan dua kali sebagaimana tradisi di kalangan Nahdatul Ulama (NU).
Dalam perjalanan di kapal bersama Idham Cholid yang Ketua PBNU, Hamka mengimami salat Subuh dengan membaca doa qunut karena jemaah di belakangnya adalah Idham Cholid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/buya-hamka-5.jpg)