Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Kisah Buya Hamka Akan Difilmkan, Kenali Sosoknya
Dibayangi nama besar ayahnya Abdul Karim Amrullah, Hamka sering melakukan perjalanan jauh sendirian.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Setelah sukses menggarap film Dilan 1990 (2018), kini sutradara film Fajar Bustomi akan menggarap film Buya Hamka.
Film ini di produksi oleh Starvision dan Falcon Pictures.
Para pemeran yang terlibat adalah aktor dan aktrisr ternama.
Seperti Vino G Bastian dan Laudya Chinthia Bella.
Syuting film Buya Hamka akan dimulai 1 April 2019 di Maninjau, tempat lahirnya Buya Hamka di Sumatera Barat.
Selain di Sumatera Barat, lokasi syuting lainnya tersebar hingga Semarang dan Tegal di Jawa Tengah, Jakarta, serta Sukabumi, Jawa Barat.
Begini sosok Buya Hamka
Dilansir dari wikipedia, Prof DR H Abdul Malik Karim Amrullah, pemilik nama pena Hamka adalah seorang ulama dan sastrawan Indonesia.
Ia melewatkan waktunya sebagai wartawan, penulis, dan pengajar.
Ia terjun dalam politik melalui Masyumi sampai partai tersebut dibubarkan, menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama, dan aktif dalam Muhammadiyah sampai akhir hayatnya.
Universitas al-Azhar dan Universitas Nasional Malaysia menganugerahkannya gelar doktor kehormatan, sementara Universitas Moestopo, Jakarta mengukuhkan Hamka sebagai guru besar.
Namanya disematkan untuk Universitas Hamka milik Muhammadiyah dan masuk dalam daftar Pahlawan Nasional Indonesia.
Dibayangi nama besar ayahnya Abdul Karim Amrullah, Hamka sering melakukan perjalanan jauh sendirian.
Ia meninggalkan pendidikannya di Thawalib, menempuh perjalanan ke Jawa dalam usia 16 tahun.
Setelah setahun melewatkan perantauannya, Hamka kembali ke Padang Panjang membesarkan Muhammadiyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/buya-hamka-5.jpg)