Benar Terjadi, Bawaslu Temukan WNA Masuk Daftar Pemilih Tetap untuk Pemilu 2019, Kok Bisa?

Kabar Warga Negara Asing atau WNA masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 bukanlah isapan jempol.

Benar Terjadi, Bawaslu Temukan WNA Masuk Daftar Pemilih Tetap untuk Pemilu 2019, Kok Bisa?
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Benar Terjadi, Bawaslu Temukan WNA Masuk Daftar Pemilih Tetap untuk Pemilu 2019, Kok Bisa? 

Benar Terjadi, Bawaslu Temukan WNA Masuk Daftar Pemilih Tetap untuk Pemilu 2019, Kok Bisa?

TRIBUN-TIMUR.COM-Kabar Warga Negara Asing atau WNA masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 bukanlah isapan jempol.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendapati tiga warga negara asing (WNA) masuk ke daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu serentak April mendatang.

Tiga warga tersebut berasal dari China, Inggris dan Lebanon.

"Masuk DPTHT2 (daftar pemilih tetap hasil perbaikan) dan ada juga di portal Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih)," kata komisioner Bawaslu bidang Pengawasan, Pencegahan, dan Hubungan Antarlembaga, Syamsul Maarif saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/3/2019).

Baca: Disdukcapil Makassar Klaim Perekaman e-KTP Sudah Capai Target Nasional

Baca: 5 Kesalahan Persepsi soal Kepemilikan e-KTP bagi WNA hingga Disebut Berpotensi Ancam Pemilu 2019

Baca: Menuai Kontroversi, Penerbitan e-KTP untuk WNA Dihentikan Sementara Waktu hingga Pemilu 2019 Selesai

Dia mengatakan, informasi adanya WNA masuk ke DPT pemilu didapat saat Bawaslu bersurat kepada Disdukcapil Kabupaten Ciamis. Pihaknya meminta data semua WNA di Ciamis.

Komisioner Bawaslu Ciamis, Syamsul Maarif menunjukan KTP WNA asal Inggris yang masuk sebagai DPT di pemilu serentak, di ruangannya Senin (4/3/2019)
Komisioner Bawaslu Ciamis, Syamsul Maarif menunjukan KTP WNA asal Inggris yang masuk sebagai DPT di pemilu serentak, di ruangannya Senin (4/3/2019) (KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHA))

"Dapat data WNA. Setelah dapat, kita cek DPTHP 2 dan portal Sidalih. Pengecekan sampai kemarin datanya masih ada," jelas Syamsul.

Hasil surat menyurat tersebut, dia melanjutkan, Disdukcapil menyatakan ada 8 WNA di Ciamis. Dari jumlah tersebut, tiga WNA sudah mengantongi KTP elektronik.

Sedangkan sisanya sebanyak lima orang baru sebatas perekaman KTP elektronik.

"Kami verifikasi faktual ke lapangan. Tiga WNA itu antara lain Lin dari China tinggal di Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg. Lalu Leslie Jhon asal Inggris tinggal di Perum Permata Galuh Ciamis dan Isa bin Haidar asal Lebanon di Sindanglaya, Kecamatan Sukamantri," jelas Syamsul.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved