Gubernur Sulsel Dapat Kado Tak Biasa di Hari Ulang Tahun, Nilainya Capai Miliaran

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Nurdin Abdullah dapat kado tak biasa di hari ulang tahun ke-50, Rabu (07/11/2018).

Gubernur Sulsel Dapat Kado Tak Biasa di Hari Ulang Tahun, Nilainya Capai Miliaran
HANDOVER
Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 

Menteri PANRB Syafruddin saat mengumumkan daftar Top 40 Inovasi Pelayanan Publik, 22 Oktober 2018 lalu, mengatakan, pemenang akan diberikan alokasi dana khusus atas pencapaian itu.

“Instansi pemerintah, BUMN, BUMD yang tadinya lolos top 90 kini sedang cemas menunggu apakah masuk top 40. Penilaian kompetisi dilakukan secara independen oleh akademisi dan pakar serta telah melewati tahap akhir penilaian,” jelasnya.

Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kementerian PANRB M Imanuddin mengaku, Kementerian PANRB selaku institusi akan memberikan program keberlanjutan bagi para pemenang top 40.

Baca: PAPA SEHAT Takalar Raih Penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik se-Indonesia.

“Saya belum bisa memberi pastinya, kalau 2019 baru di-excercise oleh Kementerian keuangan (Kemenkeu) jadi berapa-berapanya, karena yang mendapatkan dana intensif daerah itu bukan hanya kluster inovasi. Juga kluster-kluster yang lain. Kalau yang dulu itu minimal mendapatkan Rp 3,5 miliar," ujar dia.

Imanuddin menjelaskan, porsi kucuran dana diatur dalam Kemenkeu dan akan dilihat dari seberapa besar perubahan yang dibawa oleh para pemenang Top 40 ini.

“Dana intensif daerah ada bobotnya dan itu yang menentukan Kemenkeu. Semakin tinggi bobotnya, bobot itu bagaimana dia mempunyai daya ungkit terhadap pembangunan daerah,” jelasnya.

Top 40 Inovasi Pelayanan Publik
Top 40 Inovasi Pelayanan Publik (HANDOVER)

Harapan Jusuf Kalla

JK dilansir situs resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), https://www.menpan.go.id, mengatakan saat ini muncul entrepreneurship bureaucracy yang bisa menghasilkan layanan publik cepat.

Hal itu merupakan jawaban atas persoalan rumitnya birokrasi yang selama ini dikeluhkan masyarakat dan dunia usaha. Dengan entrepreneurship bureaucracy, pelayanan publik menjadi mudah dan cepat dan tentunya lebih baik.

“Itulah pentingnya inovasi. Salah satu contohnya, sekarang muncul Mal Pelayanan Publik untuk mensinergikan berbagai layanan yang ada sehingga lebih cepat dan baik. Upaya-upaya perbaikan pelayanan tersebut dapat menjadi contoh dalam mewujudkan birokrasi yang efisien,” ujar Wapres dalam sambutan pembukaan IPS Forum 2018.

Halaman
1234
Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved