Breaking News:

Bisa Tanpa Pengacara, Begini Cara Pengajuan Cerai di Pengadilan Agama

Tak jarang, keputusan cerai diambil dengan tergesa-gesa dan penuh emosi. Rasa menyesal pun hadir belakangan.

Penulis: Mahyuddin | Editor: Aqsa Riyandi Pananrang
huffington
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mengakhiri sebuah pernikahan alias bercerai di Pengadilan Agama tentu bukanlah hal yang mudah. Ada begitu banyak aspek yang perlu diperhatikan.

Namun, yang terpenting adalah kesiapan dan kemantapan seseorang saat mengambil keputusan untuk bercerai.

Tak jarang, keputusan cerai diambil dengan tergesa-gesa dan penuh emosi. Rasa menyesal pun hadir belakangan.

Banyak sekali pasangan yang mengurus sendiri perceraian mereka.

Meskipun prosesnya sedikit lebih rumit, namun hal ini tidak mustahil dilakukan.

Kuncinya, bekali diri Anda dengan pengetahuan yang cukup dan jangan malu bertanya.

Cara yang paling mudah adalah mendatangi pengadilan agama atau pengadilan negeri di wilayah Anda, dan tanyakan tata cara mengurus perceraian kepada petugas yang berjaga.

Baca: Suami Bekerja di Luar Kota Jadi Pemicu Perceraian di Luwu

Baca: LAGI VIRAL, 2 Pengantin Ini Tinggalkan Resepsi Pernikahan Demi Ikut Tes CPNS 2018

Baca: Dalam Sepekan, Pengadilan Agama Luwu Tangani 16 Kasus Perceraian

Apa saja dokumen-dokumen yang harus disiapkan?

Sebelum ke pengadilan, sebaiknya Anda mempersiapkan terlebih dahulu dokumen-dokumen berikut:

  • Surat Nikah asli
  • Foto copy Surat Nikah 2 (dua) lembar, bermaterai dan dilegalisir
  • Foto copy Akte Kelahiran anak-anak (jika mempunyai anak), bermaterai dan dilegalisir
  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) teranyar dari Penggugat (istri)
  • Foto copy Kartu Keluarga (KK)

Siapkan biaya pendaftaran gugatan perkara sekitar Rp 500 ribu-Rp 700 ribu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved