Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Ada Apa di 19 Oktober 1669? Inikah Dasar Hari Jadi Sulsel?
Setelah Perang Makassar berakhir pada 24 Juni 1669, Kompeni dan Raja Gowa berpacu dengan waktu menghimpun sekutu.
HANDOVER
Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono menuangkan air putih untuk Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah saat Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-349 di Gedung Rapat Paripurna Kantor DPRD Sulawesi Selatan, Jumat (19/10/2018).
“Pada upacara itu menurut protokol, semua karaeng menyerahkan kerisnya pada GG Joan Maetsuyker sebagai tanda penyerahan. Cornelis Janszoon Speelman kemudian tampil ke depan dan atas nama para hadirin mengucapkan selamat kepada Gubernur General. Ia bersyukur bahwa perang yang paling besar ini dan berlangsung bertahun-tahun lamannya sudah berakhir,” tulis Mattulada.
Demikian kejadian pada Oktober hingga Desember 1669. Jika rentetan kejadian itu dijadikan acuan meletakkan Hari Jadi Sulawesi Selatan, silakan Anda memaknainya sendiri…!(*)