Perspektif
Untuk Kepala Daerah Terpilih, Begini Pesan Direktur Sekolah Islam Athirah
Tak ada kesempurnaan dalam usaha manusia, pasti ada cacat sekecil apapun. Termasuk dalam usaha para tim sukses, relawan dan para pendukung.
Ukuran keberhasilan hidup bukan saat lahir, tapi saat meninggal. Pilihannya ada dua yaitu berakhir dengan baik (husnul khatimah) atau berakhir dengan buruk (su’ul khatimah).
Demikian pula dengan amanah kekuasaan. Keberhasilan hakiki bukan saat diumumkan sebagai pemenang atau saat pelantikan.
Tapi lihat pada saat akhir kekuasaan, apakah semua janji kampanye bisa ditunaikan dengan baik.
Seperti halnya kematian, akhir yang baik jika banyak yang merasa kehilangan saat kita meninggalkan dunia ini.
Kekuasaan pun juga demikian. Saat tidak lagi menjabat apakah banyak yang bersedih?
Jika banyak yang merasa kehilangan artinya selama ini kita banyak memberi kebaikan.
Segala sesuatu masih misteri sampai muncul bukti. Bisa jadi kita tidak suka tapi itu baik atau sesuatu kita suka ternyata itu jelek.
Sungguh hanya Allah yang tahu yang terbaik bagi manusia.
Oleh karena itu permohonan kita kepada Allah semoga diberikan yang terbaik.
Kebaikan untuk kehidupan dunia dan akhirat. Kebaikan untuk seluruh bangsa dan rakyat Sulsel.
Sehingga kemenangan ini menjadi menjadi kemenangan bersama, kemenangan rakyat Sulsel. (*)
Catatan: Tulisan ini telah terbit di kolom Perspektif Halaman Tribun Opini edisi Selasa, 10 Juli 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/syamril_20170512_195408.jpg)