Siswi SMAN 3 Wajo yang Laporkan Gurunya ke Polisi Karena Dicubit Dikeluarkan dari Sekolah

Kepala SMAN 3 Wajo, H Syarifuddin mengatakan hal tersebut disepakati dari rapat yang dilakukan dengan komite sekolah

st hamdana/tribunwajo.com
Kepala SMAN 3 Kabupaten Wajo, H Syarifuddin. 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Siswi kelas 10 SMAN 3 Kabupaten Wajo yang melaporkan gurunya ke polisi karena dicubit oleh gurunyaakhirnya dikeluarkan dari sekolahnya.

Baca: Cubit Siswi Karena Main HP di Kelas, Bu Guru di Wajo Dilapor ke Polisi

Kepala SMAN 3 Wajo, H Syarifuddin mengatakan hal tersebut disepakati dari rapat yang dilakukan dengan komite sekolah serta Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Wajo.

"Kita kembalikan dia ke orangtuanya, itu hasil dari musyawarah tadi," kata Syarif saat ditemui di sekolahnya Jl. Rusa, Kota Sengkang, Kamis (30/11/2017).

Baca: Ini 4 Fakta Guru yang Dilapor ke Polisi Karena Cubit Siswi di Wajo, No 2 Ternyata Santri Loh

Lanjut Syarif, keputusan tersebut diambil demi kelancaran proses belajar mengajar.

"Sejak ada kasus ini, sekolah jadi tidak tenang. Guru tidak tenang mengajar dan siswa tidak tenang belajar karena penasaran ingin melihat siswi yang melapor itu," katanya.

Ketua PGRI Kabupaten Wajo, Jasman Juanda yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

"Atas kesepakatan bersama, siswi yang bersangkutan kita kembalikan ke orang tuanya," kata Jasman.

Halaman
123
Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved