Istri almarhum Bani: Saya Maafkan Buaya Itu
Majang didampingi Cama Dua Boccoe Andi Muslam dan tokoh masyarakat Pakkasalo.
Penulis: Justang Muhammad | Editor: Ilham Mangenre
Warga sekitar meyakini, Bani tewas diterkam buaya.
Perburuan ini adalah sesi kedua setelah kemarin.
“Kemarin kami sudah penyisiran di sepanjang sungai Unyi bersama masyarakat untuk menentukan titik keberadaan buaya,” kata Irwan Idrus, koordinator "pemburu buaya" Dua Boccoe.
Pagi tadi, buaya sempat muncul ke permukaan namun menghilang kemudian.
“Buayanya hari ini muncul setelah dipancing itik," kata Iwan sapaan Irwan Idrus.
Iwan menyampaikan, warga sekitar resah sehingga harus berburu buaya penghuni Salo Unyi (Sungai Unyi).
Jangankan hewan ternak sering menghilang, pekan lalu, warga Pakkasalo, Bani (60), tewas di sungai ini dan warga menduga kuat: buaya pelakunya.
“Banyak ternak yang menurut warga dimakan buaya, paling parah, Bani kasihan, meninggal, itulah warga turun,” ujar Iwan, pria asal Kecamatan Cenrana Bone itu.
Baca juga: Pemkab Bone Santuni Keluarga Korban Tewas Diterkam Buaya
Setahun lalu, warga sekitar bernama Singring juga ditemukan tewas di Sungai Unyi .
Kondisi mayat nyaris serupa sisa jasad Bani. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/istri-bani-maafkan-buaya_20160225_173027.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/istri-bani-maafkan-buaya-dua-boccoe_20160225_173017.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tangkap-buaya-large_20160225_161822.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/warga-bone-lihat-buaya_20160225_152056.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kaki-bani-2_20160225_143427.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jasab-bani-diterkam-buaya_20160221_162712.jpg)