Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Don't Stop Memelihara Toleransi!

Catatan HAB Ke-66 Kemenag Oleh M Alim Bahri S Ag, Kepala KUA Sappaya, Gowa

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ridwan Putra

Sungguh sangat memprihatinkan dan menyesakkan dada ketika melihat kondisi terkini dimana ada umat yang menjalankan ibadahnya dibawah pengawasan dan pengamanan aparat bersenjata.

Apa yang lebih buruk dari berita suatu peristiwa dimana sekelompok orang dengan atribut keagamaan melakukan aksi kekerasan sambil berteriak tentang kebenaran dan kebaikan? Bagaimana bisa memperjuangkan kebenaran sambil melakukan ketidakbenaran yang kasar dan primitif?

Bukankah itu sama saja dengan mengusap wajah bayi dengan kuku panjang, runcing dan kotor sehingga alih-alih membuat sang bayi tenang malah akan membuat sang bayi akan menangis kesakitan. Inilah gambaran yang ada di benak khalayak ketika mendengar apalagimenyaksikan adegan kekerasan dengan dalih dan mengatas namakan agama.

Trust
Membangun rasa saling percaya dan toleransi di antara umat beragama memang harus menjadi agenda prioritas utama. Saling percaya dan bekerja sama untuk visi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat serta menjadi negara acuan bagi negara lain. Sebagai negara berpenduduk Muslim yang terbesar di dunia, indonesia harus menjadi prototype negara demokratis dan Islami. Visi inilah yang seharusnya menjadi tantangan bersama dan kerja keras buat kita semua untuk mewujudkannya.

Bangunan saling percaya untuk kemudian bahu membahu, berjalan seiring dengan senyum merekah sebagai wujud rasa kasih sayang satu sama lain sebagai anak bangsa yang menjalankan  fungsi sosial agamanya.

Semua ini tentulah harus menjadi konsensus bersama melalui dialog cerdas dan berwawasan luas serta dengan sikap santun lagi dewasa. Penulis membayangkan suatu waktu, bila ini semua berjalan sesuai harapan maka Indonesia akan menjadi baldatun toyyibah warobbun gafur, negeri yang aman tenteram adil dan makmur, negeri yang penuhberkah dan dilindungi oleh Allah, Tuhan penguasa alam semesta.

Di akhir tulisan ini,penulis mengucapkan selamat berkarya kepada nakhoda baru kantor kementerian Agama Sulsel yang baru, H Gazali Suyuti MHI dengan mobilitas dan keikhlasan berbuah energi positif membawa kementerian agama di provinsi ini bersama Pemprov Sulsel menjawab tantangan dan tuntutan yang ada dengan dibantu seluruh keluarga besar kementerian agama.

Dirgahayu kantor kementerian agama yang ke-66, yang pada tahun ini mengangkat tema:memperteguh komitmen untuk membangun kementerian agama yang bebas dari korupsi yang dilandasi moto untuk tetap ikhlas, integritas dan bersih.***

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved