Ramadan 2019
Anda Penderita Diabetes? Sebaiknya Konsultasi ke Dokter Sebelum Menjalankan Puasa Ramadan
Sehingga jika dengan sengaja tidak melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadan maka seseorang tersebut akan berdosa.
TRIBUN-TIMUR.COM - Ummat Muslim di seluruh dunia termasuk di Indonesia akan menjalankan ibadah puasa wajib selama bulan Ramadan.
Dasar Wajibnya puasa Ramadan dikemukakan dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 185.
Allah berfirman, "Bulan Ramadan yang didalamnya diturunkannya (permulaan) Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-pejelasan mengenai petunjuk-petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang batil. karena itu barang siapa diantara kamu berada pada bulan itu, maka berpuasalah".
Sehingga jika dengan sengaja tidak melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadan maka seseorang tersebut akan berdosa.
Baca: Doa & Amalan 1 Ramadan Dibaca Rasulullah SAW, Khasiatnya Panjang Umur Juga Amalan-amalan Berikut
Baca: Selama Ramadan, Bank BCA Layani Nasabah Sampai Pukul 14.30 Wita
Baca: TERLENGKAP Ucapan Menyambut Ramadhan / Ramadan dan Kata-kata Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 2019
Hal tersebut sesuai dengan firman Allah dalam Quran Surah Al-Baqarah yang artinya Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa di bulan ramadhan sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelium kamu, agar kamu sebagai orang yang bertaqwa.
Lalu bagaimana dengan mereka yang menderita diabetes melitus (DM)?
Para penderita diabetes harus konsultasikan kesehatannya terlebih dahulu ke dokter sebelum mengikuti puasa di Bulan Suci Ramadan.
Ramadan yang dijalankan ummat Muslin merupakan periode puasa sebulan penuh dari terbit fajar hingga terbenamnya mata hari.
Puasa selama Bulan Suci Ramadan dilakukan untuk menjaga kesucian dan kerendahan hati serta tunduk kepada perintah Ilahi.
Namun, puasa Bulan Suci Ramadan dapat membahayakan kesehatan seseorang yang menderita diabetes, terutama penderita diabetes yang menggunakan obat penurun glukosa darah harus konsultasi dengan dokter.
Mereka harus konsultasi tentang penyakitnya apakah aman bagi mereka untuk berpuasa.
Selain itu, mereka harus punya tindakan pencegahan jika kadar glukosa darah terlalu rendah atau terlalu tinggi.
Minum obat penurun glukosa darah selama siang hari puasa dapat menimbulkan risiko tertentu seperti glukosa darah rendah yakni hipoglikemia.
Baca: Sembilan Legislator Bantaeng Terpilih Kembali, Sembilan Tumbang
Baca: 300 Mubalig Enrekang Diminta Susun Materi Ceramah yang Aktual
Pada jam-jam malam--ketika puasa siang hari dapat rusak kesehatan penderita diabetes, karena tubuh perlu mengambil lebih banyak makanan daripada yang biasanya dimakan.
Akibatnya, dapat menyebabkan kadar glukosa darah lebih tinggi selama jam malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makassar_20180217_234733.jpg)