Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel: RS Regional Segera Dibangun di Luwu Raya

Jarak tempuh Luwu Raya ke Makassar menjadi kendala, ditambah lagi kondisi jalanan, membuat penderita penyakit makin tak tertolong.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel: RS Regional Segera Dibangun di Luwu Raya
HANDOVER
Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulsel M Rajab.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Jika tak ada aral melintang, Rumah Sakit Regional Pemerintah Sulsel segera hadir di Palopo. 

Bahkan lokasinya sudah ditetapkan di Jl A Pangerang atau Eks Kantor Bina Marga PU Sulsel di Luminda Wara Utara.

Baca: BREAKING NEWS: Ada 27 Tusukan Pada Tubuh Mayat Perempuan di Wisma Benhil Toddopuli

M Rajab, Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulsel yang ikut membidani rumah sakit umum regional tersebut, disebutkan jika DPRD Sulsel sudah mengesahkan rencana pembangunan 2 RS Regional melalui APBD tahun 2019 ini.

"Pemerintah Provinsi akan membangun 2 Rumah Sakit Regional melalui APBD tahun 2019, satu ditempatkan di Kabupaten Bone, dan satu lagi di Kota Palopo. Total anggaran yang disiapkan untuk dua RS Regional ini sebesar Rp160 Miliar" kata M Rajab via rilis, Kami (11/4/2019) malam.

Baca: Daftar Harga Rumah Tipe 36 Dari Jabodetabek, Bandung, Solo, Yogyakarta Hingga Kota Makassar

Legislator NasDem itu, DPRD menyetujui membangun RS Regional sebagai jawaban atas permasalahan pelayanan kesehatan selama ini.

Terutama di masalah rujukan untuk penyakit yang membutuhkan penangan lanjutan.

Jarak tempuh Luwu Raya ke Makassar menjadi kendala, ditambah lagi kondisi jalanan, membuat penderita penyakit makin tak tertolong.

Baca: Besok Bawaslu Mamasa Gelar Apel Siaga Jelang Masa Tenang Pemilu

Baca: Kantor Unit Metrologi Legal Disperindag Enrekang Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,1 M

"Penderita penyakit yang dirujuk ke makassar sebagian di antaranya mengalami kendala saat perjalanan. Itu karena faktor jarak dan kondisi jalan. Dan rencana ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat" ujarnya.

"Nasdem mendukung upaya pemerintah provinsi menyediakan rumah sakit rujukan berskala lebih besar karena nantinya pasien dari Tana Luwu dan daerah lain yang bertetangga dengan kita akan datang ke Palopo untuk berobat," kata Rajab.

Baca: Staf Ahli Menkumham Optimis Imigrasi Parepare Raih WBK/WBBM

Rajab mengatakan dampak lain dari pembangunan RS Regional ini adalah perputaran uang saat pembangunan dan juga serapan tenaga kerja medis ketika akan beroperasi.

"Kita support rencana ini sebab akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat, seperti mendekatkan RS Rujukan, Perputaran uang, dan serapan tenaga kerja medis" jelasnya.(*)

Laporan wartawan tribuntimur.com/ abdul-azis-alimuddin

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Abdul Azis
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved