7 Kg Tawas Diduga Sabu Diamankan di Sidrap

Tujuh kilogram barang yang diduga sabu diamankan Kepolisian Resort (Polres) sidrap.

7 Kg Tawas Diduga Sabu Diamankan di Sidrap
AKP Badollahi
Kasat Narkoba Polres Sidrap AKP Badollahi (foto: AKP Badollahi)

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Tujuh kilogram barang yang diduga sabu diamankan Kepolisian Resort (Polres) sidrap.

Belakangan diketahui ternyata barang bukti yang dibungkus rapi mirip narkoba ini ternyata tawas.

Informasi terungkapnya imitasi Narkoba ini bermula dari info masyarakat kepada salah-satu petugas Mapolsek Watangpulu jika ada barang mencurigakan di samping Mushallah Masjid SPBU Lawawoi.

Baca: 305 Personil Brimob Bone Periksa Kesehatan

Baca: Wakil Bupati Sinjai Minta Aparat Desa Ketahui Visi Misinya

Baca: Jamaah Haji di Palu Jalani Pemeriksaan Tahap 2

Informasi awal inipun kemudian di tindak lanjuti pihak jajaran Polsek Watangpulu. Alhasil, barang bukti yamg ditemukan itu dibawa ke Mapolsek Watangpulu dan diteliti.

Sejurus kemudian, pihak Satuan Reskrim Narkoba Polres Nunukan Kalimantan Utara (Kaltara) menghubungi pihak Polres Sidrap dan mengklaim jika barang bukti yang dikemas 7 bungkusan masing-masing seberat 1 kilogram sebanyak 7 bungkus tersebut merupakan barang bukti pengembangan 8 kilogran yang tercecer dan masih pengembangannya.

Pihak Polres Sidrap pun mulai mendalami temuan barang bukti tersebut. Alhasil lagi, setelah dibuka dan diteliti, barang mirip sabu-sabu itu ternyata palsu. Bukan Narkoba jenis sabu-sabu, melainkan batu tawas yang sudah dihaluskan.

Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Abdollahi, mengatakan, sementara melakukan uji laboratorium untuk menentukan asli atau tidaknya zat amfetamin dalam barang bukti yang diamankan.

"Ini tergantung hasil uji lab di Polda Sulsel apakah benar sabu atau bukan,"terang perwira tiga balok ini.

Ia mengatakan, dua orang ditangkap di Nunukan dengan barang bukti 8 kilogram. "

"Sementara melakukan pengembangan di Sidrap dan menangkap lagi 2 orang. Identitasnya masih dirahasiakan karena masih pengembangan,"tambahnya.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Ar

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved