PT Vale Masih Selidiki Sebab Bus Angkut Karyawan Terbalik di Wasuponda Luwu Timur

PT Vale Indonesia masih menyelidiki insiden terbaliknya bus angkutan karyawan PT Vale Indonesia bernomor polisi DP 7261 GB, pukul 07.10 Wita

PT Vale Masih Selidiki Sebab Bus Angkut Karyawan Terbalik di Wasuponda Luwu Timur
ivan
Bus karyawan PT Vale Indonesia terbalik di Kampung Baru, Desa Wasuponda, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (1822019) pagi. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - PT Vale Indonesia masih menyelidiki insiden terbaliknya bus angkutan karyawan PT Vale Indonesia bernomor polisi DP 7261 GB, pukul 07.10 Wita, Senin (18/2/2019).

Bus terbalik di Kampung Baru, Desa Wasuponda, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Rilis diterima TribunLutim.com dari Senior Manager Communications PT Vale Indonesia, Bayu Aji menginformasikan bahwa telah terjadi kecelakaan pada Senin, 18 Februari 2019, pukul 07:10 yang melibatkan bus angkutan karyawan PT Vale, dengan nomor polisi DP 7261 GB.

Baca: Kapolres Tana Toraja Beri Penghargaan 12 Personel Berprestasi

Baca: H-2, Persiapan HUT ke-59 Barru di Lapangan Sumpang Binangae Sudah 80 Persen

Baca: Dana Desa Luwu Utara Tahun 2019 Rp 247,9 Miliar

Bus tersebut mengangkut 25 orang karyawan tambang yang telah bekerja pada shift malam dan akan kembali ke rumah.

Dalam perjalanan, bus terbalik pada pembelokan akhir memasuki kota Wasuponda. Saat ini penyebab kecelakaan masih diselidiki oleh tim PT Vale dan aparat kepolisian.

Tim Fire dan Rescue, tim medis, tim general facilities, tim security, tim construction dan road maintenance PT Vale sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi para korban.

Kecelakaan bus tersebut telah mengakibatkan satu korban meninggal, dua puluh lima korban luka-luka yang saat ini sudah dievakuasi dan di rawat di Rumah Sakit PT Inco Sorowako.

Korban meninggal teridentifikasi atas nama Laurensius Laba, karyawan tambang berusia 52 tahun dengan posisi Senior Mining Operator Screening Station C.

Manajemen PT Vale saat ini telah berada di rumah korban meninggal untuk memberikan dukungan yang diperlukan keluarga.

"Kami menyampaikan penyesalan dan duka yang sangat mendalam atas terjadinya kecelakaan ini, yang telah mengakibatkan meninggalnya salah satu karyawan kami atas nama Laurensius Laba," kata CEO PT Vale Indonesia Tbk, Nico Kanter.

"Kejadian ini membuat saya pribadi sangat terpukul, dan saya telah meminta seluruh jajaran manajemen untuk memberikan dukungan yang diperlukan kepada keluarga pak Laurentius Laba,"

"Kami juga akan mengusahakan secara maksimal pemulihan korban luka yang saat ini sudah ditangani di rumah sakit perusahaan,"

"Dua hal ini menjadi fokus utama saat ini. Kami akan menunggu hasil investigasi dari pihak-pihak terkait untuk menentukan langkah perbaikan yang diperlukan kedepan," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved