Sekretaris PKS Sinjai: Jangan Terpengaruh Soal Survei LSI

Sementara, elektabilitas ketiga partai lainnya, selalu di bawah 1 persen atau masuk dalam kategori parnoka, partai nol koma," kata peneliti LSI Ardian

Sekretaris PKS Sinjai: Jangan Terpengaruh Soal Survei LSI
TRIBUN TIMUR/SYAMSUL BAHRI
Sekretaris PKS Sinjai Muhajir 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN TIMUR.COM, SINJAI UTARA- Sekretaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Muhajir meminta kepada seluruh kader partainya di Sinjai untuk tidak terpengaruh terhadap hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) saat ini.

Lingkaran Survei Indonesia atau LSI milik Denny JA merilis hasil Survei Pemilu 2019. Survei digelar Desember 2018. Hasilnya PDIP di urutan pertama disusul Gerindra dan Partai Golkar, PKB masuk kategori partai menengah.

Sementara Demokrat, Nasdem, PKS, PAN, PPP, harus bekerja ekstra agar lolos parliamentary threshold (PT) 4%.

Baca: Diisukan Tak Capai PT, Sekretaris PPP Soppeng: Terima Kasih Atas Hasil Surveynya

Baca: Kronologi Rumah Pimpinan KPK Dapat Serangan Teror, Bom High Explosive Tergantung di Pagar Rumah

Baca: Kepala Regional Bank Muamalat Ajak Masyarakat Hijrah ke Bank Syariah

Saat survei dilakukan, Nasdem, PKS, PAN, PPP belum di angka 4 % atau belum lolos PT.

Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya dan Partai Garuda di prediksi tidak akan lolos parliamentary threshold atau ambang batas parlemen 4 persen.

Pasalnya, dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada 5-12 Desember dengan 1.200 responden ini menunjukan, partai baru ini elektabilitasnya menempati 4 partai terbawah atau elektabilitasnya di bawah 1 persen.

Baca: TRIBUNWIKI: Dimana Lokasi KFC Pertama di Dunia? Ini Sejarahnya dan 16 Cabangnya di Makassar

Baca: Rocky Gerung Tanya KPU di ILC TV One: Jokowi, Maruf Amin, Prabowo, atau Sandi yang Dipermalukan?

Secara berurutan elektabiliatas Perindo di 1,9 persen, PSI dengan elektabilitas 0,1 persen, Partai Berkarya dengan 0,1 persen dan terakhir Partai Garuda 0,2 persen.

"Keempat partai ini masih di bawah 4 persen. Partai Perindo paling menonjol dari empat partai baru. Elektabilitas Partai Perindo masih bergerak naik turun antara 1-3 persen.

Sementara, elektabilitas ketiga partai lainnya, selalu di bawah 1 persen atau masuk dalam kategori parnoka, partai nol koma," kata peneliti LSI Ardian Sopa.

"Terkait hasil itu, jangan panik teman-teman karena itulah survei, selalu merendahkan kita, padahal kita miliki tingkat elaktabilitas yang baik. Dan kejadian yang seperti ini hampir tiap jelang Pilpres. Dan setelah Pilpres PKS tetap juga masuk dalam urutan lima besar pemeroleh suara di Pemilu " kata Muhajir, Rabu (9/1/2019).(*)

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved