Kepala Regional Bank Muamalat Ajak Masyarakat Hijrah ke Bank Syariah

"Kalau skala Sulampua atau keseluruhan tiga kali lipat jumlahnya dengan total 58.000 nasabah," jelas Ahmad S Ilham.

Kepala Regional Bank Muamalat Ajak Masyarakat Hijrah ke Bank Syariah
wahyu/tribun timur
Tiga pembicara dan perwakilan STIE Nobel Indonesia pada Seminar Ekonomi Syariah dengan tema Potensi Pengembangan Bisnis Syariah 2019 di Sulawesi Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Wahyu Susanto

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perkembangan ekonomi syariah di 2019 ini diprediksi akan semakin maju. Hal itu tak lepas dari semakin banyaknya masyarakat yang hijrah hingga memilih bank dengan status ekonomi syariah.

Kepala Regional Bank Muamalat Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua (Sulampua), Ahmad S Ilham mengatakan ekonomi syariah bisa maju di 2019 andai pemerintah bisa berperan aktif.

Baca: TRIBUNWIKI: Dimana Lokasi KFC Pertama di Dunia? Ini Sejarahnya dan 16 Cabangnya di Makassar

Baca: Capai Target PAD, Lima OPD Maros Dapat Imbalan dari Hatta Rahman

Baca: Kapolres Tator Buka Sosialisasi Dipa dan Penandatanganan Rendisgar 2019

"Ini bisa jauh lebih besar di 2019, siapa yang terlebih dulu menyadari ini adalah pemerintah, kedua adalah pihak yang di dalam pemerintah," ungkap Ahmad S Ilham.

Hal ini disampaikan saat menghadiri Seminar Ekonomi Syariah 2019 dengan tema Potensi Pengembangan Bisnis Syariah 2019 di Sulawesi Selatan di Kampus STIE Nobel Indonesia, Jalan Sultan Alauddin, Rabu (9/1/2019).

"Orang-orang yang ada di dalamnya (Pemerintah) seperti Departemen Agama. Kemudian institusi yang berbau islam. Saya tidak bisa menyebutkan satu persatu. Yang lain adalah Komunitas," ungkapnya lagi.

Baca: Pencuri Baterai Tower yang Tewas Ditembak, Mantan Teknisi Perusahaan

Diakui Ahmad, pada 2017 lalu Bank Muamalat hanya memiliki sebanyak 6.000 nasabah yang tersebar di Sulawesi Selatan. Namun memasuki 2018, nasabah meningkat pesat menjadi 15.000.

Sementara untuk skala Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua (Sulimpua), Ahmad menambahkan totalnya di 2018 telah mencapai puluhan ribu nasabah. Jumlah tersebut diyakini belum ada peran pemerintah yang cukup maksimal.

"Kalau skala Sulampua atau keseluruhan tiga kali lipat jumlahnya dengan total 58.000 nasabah," jelasnya.

Baca: 249 Sopir Truk Bosowa Semen Diberikan Pemahaman Tentang Tilang Kamera

Baca: Kemenristek Dikti Dorong Kampus Buka Prodi Kekinian, IPB Lebih Dulu Punya Sekolah Kopi

Meski demikian, Ahmad berharap masyarakat akan semakin banyak yang sadar terkait ekonomi syariah di 2019 ini. Terutama bagi kaum Milenial.

"Diakhir 2018 kami hadir dengan take line Ayo Hijrah. Ini ide kecil-kecil akhirnya menjadi gerakan Nasional. Kami harap dengan take line ini semakin banyak masyarakat hijrah dan memilih ekonomi syariah," pungkasnya.(*)

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved