Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Museum Maros Ramai Diserbu Pelajar, Replika Manusia Purba Jadi Daya Tarik Utama

Namun, saat ada kunjungan sekolah, jumlah pengunjung bisa mencapai ratusan orang dalam sehari.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
MUSEUM DAERAH - Kunjungan siswa SDN Pakalu 1, Senin (18/4/2026).Museum Daerah Kabupaten Maros masih menjadi tujuan belajar favorit bagi pelajar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, di tengah gempuran teknologi dan hiburan digital. 

Saat ini, Museum Daerah Kabupaten Maros memiliki sekitar 171 item koleksi benda bersejarah dan purbakala.

Koleksi tersebut terdiri atas berbagai jenis, mulai dari yaitu koleksi etnografika, koleksi arkeologika, koleksi numismatika, koleksi historika, koleksi keramologika, dan koleksi teknologika.

Museum Daerah Kabupaten Maros sendiri menempati bangunan peninggalan kolonial Belanda yang dibangun pada 1835.

Bangunan itu awalnya difungsikan sebagai kantor kontroleur pada masa Hindia Belanda sebelum akhirnya dijadikan rumah jabatan asisten residen.

Kemudian, melalui Peraturan Bupati Maros Nomor 83 Tahun 2016, bangunan tersebut resmi difungsikan sebagai museum daerah.

Pada 19 Maret 2019, bangunan itu ditetapkan sebagai cagar budaya Kabupaten Maros.

Museum Daerah Kabupaten Maros buka pada hari kerja dan tutup saat hari libur karena pengelola museum merupakan ASN.

Pintu museum akan dibuka pukul 08.00 hingga 16.00 Wita bagi pengunjung.

Kepala SDN 1 Pakalu, Sarwinah, mengaku kunjungan museum memberi pengalaman belajar berbeda bagi para siswa.

“Anak-anak bisa belajar budaya dan sejarah yang ada di Kabupaten Maros secara langsung. Semoga museum ini ke depan bisa lebih berkembang dan semakin menarik minat sekolah-sekolah lain untuk berkunjung,” katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved