Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wajo Siaga El Nino 2026, Satpol PP-Damkar Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Fenomena yang kerap disebut “El Nino Godzilla” itu merujuk pada pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
EL NINO - Personel Damkar Wajo saat padamkan kebakaran lahan di Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Februari 2026 lalu. Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Wajo tingkatkan kesiapsiagaan hadapi fenomena El Nino yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Wajo tingkatkan kesiapsiagaan hadapi fenomena El Nino berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi kemarau panjang 2026.

Fenomena yang kerap disebut “El Nino Godzilla” itu merujuk pada pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kekeringan ekstrem, krisis air, hingga meningkatnya risiko kebakaran.

Periode kemarau diperkirakan terjadi mulai April hingga Oktober 2026.

Plt Satpol PP dan Damkar Wajo, Andi Hasanuddin, mengatakan pihaknya mulai menyusun berbagai strategi teknis.

"Fenomena itu bukan hal baru, tapi tetap menyimpan ancaman serius jika tidak diantisipasi dengan baik," ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Salah satu langkah yang dilakukan adalah meninjau ulang kesiapan personel.

Hal tersebut dilakukan melalui latihan mandiri serta pembentukan tim siaga di lapangan.

Selain itu, koordinasi lintas instansi juga mulai diperkuat.

Damkar Wajo berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, dan Dinas Lingkungan Hidup.

"Lewat koordinasi itu akan dibahas langkah strategis menghadapi El Nino, terutama potensi karhutla," jelasnya.

Tak hanya itu, upaya deteksi dini juga diperkuat hingga ke tingkat desa.

Petugas akan rutin memantau titik panas atau hotspot sebagai indikator potensi kebakaran.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved