Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kawasan Pelabuhan Bangsalae Siwa Penuh Sampah Plastik

Rudhi Amin menawarkan solusi sederhana dan efektif, yakni dengan menyediakan tempat sampah

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
Potret Kawasan Pelabuhan Bangsalae Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo menuai soroton lantaran banyaknya sampah berserakan, Kamis (19/3/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Sampah mendominasi di Kawasan Pelabuhan Bangsalae Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo
  • Masyarakat setempat, Irwansyah menyindir para pengunjung
  • Minimal setiap orang bertanggung jawab atas sampahnya masing-masing, alias silakan bawa pulang sampahnya

 

TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Kawasan Pelabuhan Bangsalae Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo menuai soroton lantaran banyaknya sampah berserakan. 

Pantauan Tribun-Timur.com, baik di pinggir jalan maupun di tepi pantai, sampah didominasi plastik berserakan, Kamis (19/3/2026).

Kondisi itu diperparah meningkatnya aktivitas masyarakat yang tidak dibarengi dengan penyediaan fasilitas tempat sampah.

Sorotan datang dari masyarakat setempat hingga pegiat lingkungan hidup.

"Secara infrastruktur, sudah ada kemajuan. Namun, fasilitas penunjang seperti tempat sampah dan juga kesadaran pengunjung sangat minim," kata masyarakat setempat, Irwansyah kepada Tribun-Timur.com melalui telepon Whatsapp.

Irwan menyindir para pengunjung, minimal setiap orang bertanggung jawab atas sampahnya masing-masing, alias silakan bawa pulang sampahnya.

"Salah satu persoalannya memang tidak ada tempat sampah. Daripada mengotori, mending dan buang ke laut, lebih baik sampahnya dibawa pulang," katanya.

Ditenggarai, khususnya di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang kini disulap menjadi kawasan wisata masih tumpang tindih terkait pengelolaannya.

"Kondisi memprihatinkan pemandangan tak elok penuh sampah itu bakalan terus berlarut apabila tidak ada tindakan nyata untuk menanggulangi sampah-sampah yang ada," tuturnya.

Di sisi lain, pegiat Lingkungan Hidup dari Forum Pemuda Wajo, Rudhi Amin menawarkan solusi sederhana dan efektif, yakni dengan menyediakan tempat sampah.

"Persoalannya saat ini, pengunjung tidak punya pilihan untuk membuang sampahnya, praktisnya buang ke pinggir jalan bahkan ke laut. Sehingga dengan menyediakan tempat sampah dapat mengurangi sampah yang berserakan," ucapnya, terpisah.

Lanjut, kata dia sampah bukan masalah sepele, namun masalah menahun yang butuh solusi dan penanganan.

Apalagi, di Kawasan Bangsalae  jadi etalase pertama bagi orang-orang yang berkunjung, mengingat posisinya sebagai pelabuhan.

"Kalau tidak ada perhatian dari pihak terkait kondisi ini akan semakin parah dan justru akan menimbulkan masalah baru," tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved