Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sosok Aldi Mulyadi, Aktivis 98 Kini Camat Tempe di Wajo

Aldi Mulyadi, aktivis 98 resmi dilantik Bupati Wajo Andi Rosman sebagai Camat Tempe, di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Rabu (4/3/2026).

Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
CAMAT TEMPE - Aldi Mulyadi, Alumni Unhas dilantik Bupati Andi Rosman sebagai Camat Tempe di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (4/3/2026) sore. Aldi Mulyadi merupakan alumni Unhas jurusan Arkeologi. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ruang Pola Kantor Bupati Wajo dipadati ratusan pejabat yang berdiri tegak.

Di antara mereka, sosok Aldi Mulyadi tampak tenang dalam balutan pakaian dinas upacara putih.

Momen tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya.

Aktivis 98 itu resmi dilantik Bupati Wajo Andi Rosman sebagai Camat Tempe, Rabu (4/3/2026).

Sebelumnya, ia Sekretaris Kecamatan Keera sejak dilantik pada 2023.

Saat namanya dipanggil ke depan, Aldi melangkah pasti.

Pangkat Camat disematkan langsung oleh Bupati Wajo.

Bagi Aldi, jabatan bukan sekadar posisi administratif.

"Alhamdulillah, ini amanah baru bagi saya pribadi," ujarnya seusai pelantikan.

Lelaki kelahiran Bantaeng, 12 Maret 1974 itu bukan wajah baru dalam dinamika gerakan sosial.

Di era reformasi, dia dikenal sebagai bagian dari Aktivis 98.

Jejak organisasinya cukup panjang.

Pada kurun 2000-2004, ia aktif di Lembaga Bantuan Hukum dan Pemberdayaan Perempuan Indonesia (LBHP2i).

Ia juga tercatat sebagai volunteer Canadian Human Rights Foundation serta terlibat dalam Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia.

Tak hanya itu, Aldi juga bergabung dalam jaringan pemantau HAM Sulawesi serta aktif dalam berbagai penelitian arkeologi di Sulawesi Selatan bersama Balai Arkeologi dan Universitas Hasanuddin, almamaternya di Jurusan Arkeologi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved