Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sosok Aldi Mulyadi Alumni Arkeologi Unhas Jabat Camat Tempe Wajo

Aldi Mulyadi, sebelumnya menjabat Sekretaris Kecamatan Keera, dilantik 2023 lalu.

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
CAMAT TEMPE - Aldi Mulyadi, Alumni Unhas dilantik Bupati Andi Rosman sebagai Camat Tempe di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (4/3/2026) sore. Aldi Mulyadi merupakan alumni Unhas jurusan Arkeologi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Berikut sosok Aldi Mulyadi dilantik Bupati Andi Rosman sebagai Camat Tempe di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (4/3/2026) sore.

Pantauan Tribun-Timur.com, sekira 364 pejabat mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, fungsional dilantik memakai baju adat bugis.

Laki-laki mengenakan Jas Tutup sedangkan perempuan memakai Baju Bodo.

Aldi Mulyadi, sebelumnya menjabat Sekretaris Kecamatan Keera, dilantik 2023 lalu.

Ia dengan tegak berdiri bersama ratusan pejabat lainnya, kemudian dipasangkan pangkat Camat oleh Andi Rosman.

Dengan Pakaian Dinas Upacara (PDU) berwarna putih, mantan Aktivis 98 itu menghaturkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Bupati.

"Alhamdulillah, ini adalah amanah baru bagi saya pribadi. Tentu saya ucapkan terima kasih Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas kepercayaannya," katanya saat ditemui Tribun-Timur.com di lokasi.

Baca juga: Andi Rosman Lantik Pejabat Wajo Pakai Baju Adat: Daftar Nama 11 Kadis Baru, 10 Camat, dan 30 Lurah

Dirinya pun berkomitmen amanah yang diberikan akan dibayar dengan pelayanan terbaik dan kerja keras.

"Mohon doanya semua, semoga tanggung jawab ini bisa kami jalankan sebaik-baiknya, utamanya pelayanan masyarakat di Kecamatan Tempe," tegasnya.

Tak hanya itu, Aldi mengungkap program Bupati dan Wakil Bupati Wajo tentu menjadi dasar dirinya berinovasi dan bekerja.

"Insya Allah pelayanan publik menjadi fokus utama kami. Inovasi membangun sistem admistrasi kecamatan berbasis digital sesuai apa menjadi arahan pimpinan," terangnya.

Sebelumnya, Andi Rosman menyebut pelantikan pejabat menggaungkan pakaian Sulawesi Selatan bukanlah tanpa alasan, melainkan wadah kebersamaan.

"Kita laksanakan pelantikan dengan pakai khusus (baju adat Sulawesi Selatan) karena kami yakin makna dan artinya besar bagi daerah, momen kebersamaan tidak ada yang dibeda-bedakan," ujar Andi Rosman saat ditemui Tribun-Timur.com usai pelantikan.

Lanjut, dirinya menekankan prinsip Yassiwajori dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

"Kita ingin pejabat yang dilantik menjunjung tinggi nilai budaya kita, itu penting guna menjalankan roda pemerintahan," paparnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved