Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PDAM Wajo Benahi Kualitas Air Bersih, Perumda Bulungan Kaltara Datang Membantu

Kedua pihak membahas berbagai persoalan pengelolaan air, khususnya terkait kualitas air yang dinilai masih belum sehat

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
PDAM WAJO - Pertemuan antara PDAM Wajo dan PDAM Bulungan Kaltara di ruang rapat PDAM Wajo, Jl Lamungkace Toaddamang, Paddupa, Kecamatan Tempe, Rabu (7/1/2026). Dalam pertemuan di ruang rapat PDAM Wajo, kedua pihak membahas berbagai persoalan pengelolaan air, khususnya terkait kualitas air yang dinilai masih belum sehat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO – Sejak dilantik sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Danau Tempe pada Desember 2025, Andi Gusti Makkarodda langsung memacu pembenahan pengelolaan air bersih di Kabupaten Wajo.

Upaya tersebut terlihat dari kunjungan Perumda Danum Benuanta, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ke PDAM Wajo, Rabu (7/1/2026).

Rombongan dipimpin Direktur Perumda Danum Benuanta Eldiansyah, didampingi Staf Ahli Muhammad Jufry.

Keduanya disambut langsung Direktur PDAM Tirta Danau Tempe, Andi Gusti Makkarodda.

Dalam pertemuan di ruang rapat PDAM Wajo, kedua pihak membahas berbagai persoalan pengelolaan air, khususnya terkait kualitas air yang dinilai masih belum sehat.

“Kami ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman agar kondisi air yang saat ini kurang sehat bisa ditingkatkan. Salah satu visi kami adalah menyehatkan PDAM di seluruh Indonesia,” ujar Muhammad Jufry kepada Tribun-Timur.com usai pertemuan.

Menurutnya, PDAM memiliki tanggung jawab utama dalam menyediakan layanan air bersih bagi masyarakat.

Karena itu, langkah strategis perlu segera diambil jika kondisi perusahaan daerah masih belum sehat.

“PDAM Tirta Danau Tempe saat ini memang masih menghadapi sejumlah tantangan. Kami datang untuk berbagi pengalaman, karena sebelumnya kondisi kami juga pernah kurang sehat,” katanya.

Ia berharap perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kualitas, kuantitas, hingga keterjangkauan layanan air bersih.

Direktur Perumda Danum Benuanta Eldiansyah menyebut persoalan PDAM di berbagai daerah pada dasarnya hampir serupa.

“Masalahnya umumnya terkait pengelolaan, kualitas air, dan keterjangkauan layanan. Karena itu, yang ingin kami dorong bersama adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam memperbaiki layanan PDAM.

“SDM harus dibenahi, termasuk pola pikir. Nantinya akan ada pelatihan terkait pengelolaan intake, air baku, produksi, hingga pelayanan. Semua akan kami lakukan secara bertahap dan paralel,” jelas Eldiansyah.

Di sisi lain, Andi Gusti Makkarodda mengatakan kunjungan tersebut memang diinisiasi untuk mencari solusi konkret atas persoalan air bersih di Wajo.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved