Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daeng Manye Dorong Lammang Jadi Ikon Kuliner Takalar Mendunia

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Takalar, Syarief H, juga ikut dalam rombongan.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Abdul Qayyum
PESTA ADAT A'LAMMANG - Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, memberikan sambutan saat menghadiri pesta rakyat adat A’Lammang di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Jumat (01/05/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan Lammang sebagai ikon kuliner khas Takalar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menghadiri pesta rakyat adat A’Lammang di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (01/05/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Takalar ini disambut antusias oleh masyarakat yang telah memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.

Pesta rakyat adat A’Lammang tersebut merupakan tradisi turun-temurun yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat setempat.

Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur warga atas hasil panen padi yang melimpah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, Dody Ryan Saputra.

Selain itu, Camat Galesong Utara Mohammad Faisal Irfan juga tampak hadir bersama sejumlah pejabat daerah lainnya.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Takalar, Syarief H, juga ikut dalam rombongan.

Dalam kesempatan itu, Daeng Manye hadir mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam.

Ia didampingi istrinya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Sri Ekowati Firdaus.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi adat sebagai identitas daerah.

Ia menyebut A’Lammang bukan sekadar seremoni, tetapi memiliki nilai budaya dan ekonomi yang besar.

“Pesta rakyat adat A’Lammang ini adalah wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang telah diberikan oleh Allah SWT,” ujar Daeng Manye.

“Tradisi ini harus terus kita jaga dan lestarikan karena merupakan warisan budaya yang memiliki nilai kebersamaan dan gotong royong,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti potensi kuliner khas daerah berupa Lammang yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

“Lammang ini kita harapkan bisa menjadi ikon kuliner baru Kabupaten Takalar, seperti halnya jagung dan telur ikan terbang yang sudah lebih dulu dikenal,” jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved