Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Geng Motor dan Aksi Busur Marak, Polres Takalar Gencarkan Patroli Dini Hari

Alauddin menegaskan, langkah preventif telah dilakukan secara menyeluruh hingga ke tingkat wilayah kecamatan.

Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Abdul Qayyum
GENG MOTOR - Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki bersama Kasat Samapta AKP Ahmad Saleh saat ditemui di warung kopi depan gerbang Mapolres Takalar, Rabu (22/4/2026), menyampaikan upaya patroli dan pencegahan gangguan kamtibmas di wilayah Takalar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Kepolisian Resor (Polres) Takalar meningkatkan upaya pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya terkait maraknya aktivitas geng motor dan penggunaan senjata tajam jenis busur.

Hal ini disampaikan Wakapolres Takalar, Kompol Alauddin Torki, saat ditemui di warung kopi depan gerbang Mapolres Takalar, Jalan H Ashar Dg Mangung, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (22/4/2026).

Alauddin menegaskan, langkah preventif telah dilakukan secara menyeluruh hingga ke tingkat wilayah kecamatan.

“Kalau kita itu sudah mengarahkan semua, baik itu Kapolsek untuk wilayah masing-masing di kecamatan, untuk memetakan anak-anak muda, termasuk kelompok-kelompok geng atau asosiasi motor,” ujarnya.

Ia menyebut, kelompok-kelompok seperti komunitas motor RX King hingga NMAX juga telah dikumpulkan untuk dilakukan konsolidasi.

“Seperti RX King, NMAX, itu kemudian kemarin kan kita sudah kumpulkan dalam rangka konsolidasi untuk masing-masing mengamankan wilayahnya,” lanjutnya.

Selain itu, patroli rutin terus digencarkan di sejumlah titik rawan yang sering menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat.

“Jam-jam rawannya sudah kita sampaikan. Patroli di lapangan, alun-alun, tempat keramaian, termasuk kafe-kafe, itu sudah setiap saat kita lakukan,” katanya.

Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas juga dioptimalkan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kami perintahkan untuk giat patroli. Bhabinkamtibmas juga sosialisasi kepada masyarakat, khususnya orang tua yang anak-anaknya masih muda dan rentan pergaulan,” jelas Alauddin.

Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan sebelum benar-benar terjadi.

“Potensi kerawanan itu harus dicegah sebelum jadi gangguan. Samapta patroli, Kapolsek juga patroli di tempat-tempat rawan,” tegasnya.

Upaya ini juga bertujuan meredam keresahan masyarakat akibat maraknya penggunaan busur oleh kelompok tertentu.

“Dalam rangka mencegah timbulnya keresahan masyarakat dengan adanya busur,” imbuhnya.

Alauddin juga menyinggung adanya rotasi pejabat di lingkungan Polres Takalar yang diharapkan membawa strategi baru dalam penanganan kasus.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved