Transformasi Pendidikan Takalar: dari Bawah Tembus Madya, Dg Manye Dorong Sekolah Berbasis Data
Takalar sempat berada pada posisi kedua terbawah dalam capaian pendidikan di Sulsel kini melompat
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Takalar sempat berada pada posisi kedua terbawah dalam capaian pendidikan di Sulawesi Selatan
- Namun dalam waktu relatif singkat, daerah ini mampu melompat hingga menjadi salah satu daerah dengan capaian terbaik pada kategori Tuntas Madya
- Perubahan drastis tersebut tidak terjadi secara kebetulan
TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Kabupaten Takalar mencatat lompatan signifikan dalam capaian mutu pendidikan berdasarkan Rapor Pendidikan 2025 yang dirilis pada 2026.
Dalam laporan tersebut, Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan Takalar mencapai angka 81,65 dan menempatkan daerah ini pada kategori Tuntas Madya.
Capaian ini menandai perubahan besar dalam sektor pendidikan di daerah berjuluk Butta Panrannuangku tersebut.
Sebelumnya, Takalar sempat berada pada posisi kedua terbawah dalam capaian pendidikan di Sulawesi Selatan.
Namun dalam waktu relatif singkat, daerah ini mampu melompat hingga menjadi salah satu daerah dengan capaian terbaik pada kategori Tuntas Madya.
Perubahan drastis tersebut tidak terjadi secara kebetulan.
Transformasi pendidikan di Takalar disebut-sebut sebagai hasil dari pendekatan kepemimpinan berbasis data yang diterapkan oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye.
Langkah awal perubahan dimulai ketika Daeng Manye menaruh perhatian serius terhadap capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan yang masih rendah.
Ia kemudian mengambil langkah cepat dengan mengumpulkan seluruh kepala satuan pendidikan untuk membahas langsung kondisi pendidikan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, kepala sekolah diminta hadir tanpa didampingi operator sekolah.
Langkah ini sengaja dilakukan untuk memastikan para pimpinan sekolah benar-benar memahami data pendidikan yang selama ini menjadi dasar evaluasi pemerintah.
Melalui presentasi langsung yang diminta oleh Bupati, terungkap bahwa selama ini masih terdapat kesenjangan antara data yang tersedia dalam Rapor Pendidikan dengan pemahaman manajerial kepala sekolah.
Banyak pimpinan sekolah yang belum sepenuhnya memahami cara membaca maupun memanfaatkan data dalam Rapor Pendidikan sebagai alat evaluasi mutu sekolah.
Situasi tersebut kemudian menjadi titik awal perubahan paradigma dalam pengelolaan pendidikan di Takalar.
| Jenderal Peluk Daeng Manye Groundbreaking Koperasi Merah Putih di Canrego Takalar |
|
|---|
| Peluang Kerja ke Jepang Dibuka, 17 Pemuda Takalar Ikuti Seleksi Program SSW |
|
|---|
| Pangdam XIV Hasanuddin Dorong Sinergi Pembangunan Infrastruktur Desa di Takalar |
|
|---|
| Siswa SMP di Takalar Bebas Kendarai Motor Meski Dekat Mapolres |
|
|---|
| Takalar Menyapa Bareng Kejaksaan: Warga Diminta Waspada Penipuan Online Modus Telepon AI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260313-Firdaus-Daeng-Manye-takalar.jpg)