Hindari Macet! Puncak Arus Balik Lebaran di Sulsel Terjadi 25-27 Maret
Volume kendaraan diprediksi meningkat pada Ruas jalan lintas kabupaten/kota se-Sulsel.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Puncak arus balik mudik diprediksi akan kembali terjadi pada Rabu - Jumat (25-27/3/2026).
Volume kendaraan diprediksi meningkat pada Ruas jalan lintas kabupaten/kota.
Plt Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Selatan (Sulsel) Andy Sanjaya menyebut dalam pemetaan ada dua masa peningkatan arus balik mudik.
Puncak arus balik pertama sudah terjadi pada Senin (23/3) lalu.
Kemudian peningkatan kendaraan kembali terjadi tiga hari kedepan.
Andy Sanjaya mengimbau masyarakat utamanya Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa memanfaatkan masa Work Form Anywhere (WFA) di kampung masing-masing.
Baca juga: Antrean BBM Terjadi di Palopo Imbas Lonjakan Mobilitas Arus Balik Mudik Lebaran
Hal ini sesuai dengan Imbauan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.
Masa WFA ini bisa dimanfaatkan untuk memecah tumpukan kendaraan di jalur-jalur mudik.
"ini imbauan menhub menghindari perjalanan balik 25-27 untuk memecah kepadatan lalu kintas. Pemerintah sudah tetapkan kebujakan WFA, pada periode tersebut. Ini diberikan untuk memberikan fleksibilitas masyarakat agar tidak menumpuk kendaraan pada waktu bersamaan," kata Andy Sanjaya yang sudah mulai kerja di ruang kerjanya di Kantor BPTD Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Biringkanaya, Makassar pada Rabu (25/3/2026).
Pada puncak arus balik pertama, memang terjadi kemacetan di beberapa titik.
Utamanya pada ruas menuju Kota Makassar, dari arah Jeneponto maupun Maros.
"Lokasi seperti dusun Bulutana, batas Maros - Makassar, Poros Panaikang Takalar telah kami petakan jadi titik rawan kemacetan atau disebut critical points utama," kata Andy Sanjaya.
"Kemacetan dipicu beberapa faktor, aktivitas SPBU, pertemuan arus persimpangan hingga adanya pasar tumpah di jalan nasional," sambungnya.
Andy Sanjaya mengingatkan ada masa WFA yang bisa dimanfaatkan demi mengurai kemacetan di jalan.
Sehingga pilihan untuk balik ke Ibu Kota Makassar masih panjang hingga 29 Maret.
"Dengan begitu beban jalan terdistribusi dengan merata dan menghindari kemacetan total. Kondisi arus balik kita prediksi ada puncak arus balik kedua," katanya.
ASN Sulsel sebenarnya mulai bekerja pada Rabu (25/3/2026) hari ini.
Hanya saja, pekerjaan cuma dilakukan dari rumah masing-masing atau WFA
"Sama saja seperti sebelum lebaran untuk semua sektor kecuali pelayanan seperti kesehatan, samsat," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Erwin Sodding saat dihubungi pada Selasa (24/3/2026).
Aturan ini tertuang Berdasarkan Surat Edaran Menteri PANRB No. 2/2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi Pegawai ASN di Instansi Pemerintah pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
WFA setelah Lebaran 2026 untuk ASN berlangsung pada Rabu - Jumat (23-27/3)
Erwin Sodding menyebut WFA bukan berarti libur bagi ASN.
Para ASN tetap harus menjalankan tugasnya meski tidak berada di Kantor.
Setiap ASN perlu mematuhi kode etik perilaku, utamanya penggunaan jam kerja secara efektif untuk pelaksanaan tugas kedinasan.(*)
| PKK Makassar Gandeng BNN dan Dinsos Perkuat Keluarga Cegah Narkoba |
|
|---|
| Tindaklanjuti Sengketa Lahan, DPRD Sulsel Segera Tinjau Area Tambang PT Masmindo |
|
|---|
| Dulu Ramai, Kini Terminal Pangkajene Sidrap hanya Hidup Saat Hari Pasar |
|
|---|
| Duduk Perkara Sengketa Lahan Tambang Emas PT Masmindo di Luwu |
|
|---|
| Ashabul Kahfi Dukung Penguatan Tata Kelola BGN Demi Optimalisasi Program Prioritas Presiden |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260325-Arus-Balik-Jeneponto.jpg)