Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Idulfitri 1447 H

Polres Soppeng Dirikan 4 Posko Mudik, 85 Personel Pengamanan Idulfitri dan Mudik Lebaram Disiagakan

Masing-masing pos berlokasi di Kecamatan Marioriawa, Lilirilau, Marioriwawo, dan pos terpadu di Kecamatan Lalabata.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Sakinah Sudin
Polres Soppeng
PENGAMANAN - Polres Soppeng saat Rapat kordinasi lintas sektoral jelang pengamanan Hari Raya Idulfitri dan Mudik Lebaran di Mapolres Soppeng, belum lama. 85 personel bakal disiagakan memastikan keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Soppeng. 
Ringkasan Berita:
  • Polres Soppeng menurunkan 85 personel pengamanan jelang Idul Fitri dan Mudik Lebaran, hasil rapat lintas sektoral bersama instansi terkait untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik.
  • Polres Soppeng mendirikan 4 pos pengamanan, terdiri dari 3 pospam di Kecamatan Marioriawa, Lilirilau, dan Marioriwawo, serta 1 pos terpadu di Kecamatan Lalabata, dengan sistem job rotation dan patroli mobile di titik rawan.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Kepolisian Resor (Polres) Soppeng siagakan 85 personel pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri dan Mudik Lebaran 2026.

Kabag OPS Polres Soppeng Kompol Abdul Rahman mengatakan, puluhan personel tersebut akan bertugas di sejumlah titik, keramaian, rawan kecelakaan dan sebagainya.

"Betul, rencana kami turunkan 85 personel pengamanan hari raya idulfitri dan mudik lebaran, ini berdasarkan setelah kami rapat lintas sektoral bersama sejumlah instansi," kata Kompol Abdul Rahman kepada Tribun-Timur.com melalui telepon Whatsapp, Selasa (10/3/2026).

"Kami bakal dirikan 4 pos, terdiri dari 3 pos pengamanan dan 1 pos terpadu," lanjutnya.

Masing-masing pos berlokasi di Kecamatan Marioriawa, Lilirilau, Marioriwawo, dan pos terpadu di Kecamatan Lalabata.

Tak hanya itu, di setiap pos kata Kompol Abdul Rahman, bakal diisi masing-masing puluhan personel.

"Iya, kami bagi dan pakai sistem Job Rotation (pertukaran). Jadi, 13 personel polisi yang piket setiap harinya," jelasnya.

Adapula personel yang bakal mobile atau patroli mengelilingi titik keramaian, rawan kecelakaan sekaligus mencegah gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas Polres Wajo merilis titik rawan kecelakaan.

Ada dua titik rawan kecelakaan di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Yakni di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina Batu-Batu Kecamatan Marioriawa.

Kemudian, Desa Belo, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng.

"Betul, ada dua titik rawan laka di Kabupaten Soppeng, yakni di depan SPBU Batu-Batu dan Desa Belo," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Soppeng, IPDA Basri kala dikonfirmasi Tribun-Timur.com melalui pesan Whatsapp, Kamis (26/2/2026) pagi.

Ia menjelaskan, keduanya memiliki trak berbeda, satu lurus dan satunya tikungan tajam.

"Kalau di depan SPBU Batu-Batu itu trak nya lurus. Sedangkan di Desa Belo, kondisi jalan tikungan tajam serta minim penerangan," paparnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap rutin melaksanakan patroli dengan bahasa yang lugas namun penuh kepedulian.

"Jelas, kami aktif turun mengingatkan para pengendara tentang konsekuensi hukum dan pentingnya disiplin berlalu lintas untuk menghindari kecelakaan fatal," tegasnya.

"Kegiatan Patroli dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA, menyisir jalur strategis di Kabupaten Soppeng. Tentunya guna memastikan perjalanan para pengendara aman sembari memberi edukasi pentingnya keselamatan," sambungnya menambahkan.

Di sisi lain, selama bulan ramadan, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana mengimbau masyarakat ikut menjaga kondusifitas daerah.

"Kami minta seluruh jajaran aparat kepolisian aktif menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Bagi warga kami minta kerja samanya juga," pinta AKBP Aditya.

Olehnya itu, Polres Soppeng mengeluarkan larangan dan imbauan selama Bulan Suci Ramadan.

Larangan dan Imbauan Selama Ramadan

1. Dilarang menyakan petasan/mercon yang dapat mengganggu kekhusyukan dalam beribadah saat bulan Ramadhan, serta merupakan perbuatan mubazir dan lebih besar mudaratnya.

2. Masyarakat harap waspada pencurian terhadap Ranmor, pastikan terkunci ganda saat terparkir dirumah maupun lokasi keramaian.

3. Waspada kejahatan dengan modus penipuan, copet/jambret, pemalakan/ pengancaman di kendaraan umum dan Hipnotis, disarankan untuk tidak memakai perhiasan/barang berharga yang berlebihan.

4. Pastikan rumah anda dalam keadaan aman saat ditinggal ibadah tarawih atau ibadah lainnya selama Ramadhan, pastikan terkunci dengan baik, serta pastikan untuk mematikan api, alat - alat elektronik yang memicu terjadinya kebakaran.

5. Hindari pelanggaran lalu lintas dan perbuatan melanggar hukum lainnya saat kegiatan ngabuburit (menunggu berbuka puasa) baik itu balap liar, pacaran yang melanggar asusila dan kumpul-kumpul / nongkrong yang dapat memicu perkelahian, utamakan untuk mendatangi tempat-tempat ibadah untuk beri'tiqaf dan mendekatkan diri pada Allah SWT.

6. Tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda hendaknya lebih meningkatkan peran serta masyarakat untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif pada bulan Ramadhan.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved