5 Sapi Termasuk Limosin Sempat Hilang dan Bikin Heboh Kini Ditemukan di Hutan Sinjai
Petugas menemukan lima sapi terdiri dua betina, satu jantan limosin, serta dua anakan jantan dan betina.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI — Warga Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dihebohkan kabar hilangnya lima sapi yang diduga hendak dicuri, Senin (30/3/2026) malam.
Kabar itu terjawab setelah sapi ditemukan warga bersama personel Polsek Tellulimpoe di kawasan hutan Dusun Batusantung sekitar pukul 19.00 Wita.
Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso mengatakan penemuan bermula dari laporan warga terkait keberadaan sapi di area hutan yang mencurigakan tanpa diketahui pemiliknya.
“Bhabinkamtibmas Aiptu Toep Efendi bersama Aiptu Rosman, langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” katanya, Rabu (1/4/2026).
Petugas menemukan lima sapi terdiri dua betina, satu jantan limosin, serta dua anakan jantan dan betina.
Sapi limosin adalah salah satu jenis sapi potong unggulan yang berasal dari Limousin, Prancis.
Di Indonesia, sapi ini sangat populer karena ukuran tubuhnya besar dan pertumbuhan dagingnya cepat.
Bobot jantan dewasa bisa mencapai 1 ton lebih. Betina dewasa: sekitar 600–800 kg.
Harga bisa tembus Rp80–150 juta tergantung bobot.
“Seluruh sapi masih membawa tali pengikat kepala dan penarik sekitar 50 sentimeter, menandakan ternak tersebut lepas dari tempat asalnya,” ujarnya.
Kondisi ini kata Iptu Agus, menguatkan dugaan sapi bukan hasil pencurian, melainkan lepas tanpa diketahui pemiliknya.
“Warga dan aparat kemudian menyebarkan informasi guna mengetahui pemilik ternak tersebut,” katanya.
Tak lama, Riswandi (33), warga Dusun Batusantung, menghubungi polisi dan mengaku sebagai pemilik sapi tersebut.
Ia kemudian datang ke lokasi dan memastikan langsung bahwa kelima sapi itu miliknya.
“Sapi lepas akibat kaget suara musik elektronik dari pesta pernikahan di dekat kandang,” ujarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sapi-milik-warga-Kecamatan-Tellulimpoe-yang-diduga-dicuri-dan-heboh.jpg)