Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Auditorium Andi Azikin Sinjai Tak Terurus! Rumput Liar Tumbuh Subur, Sarang Laba-laba Dimana-mana

Auditorium Andi Azikin merupakan salah satu aset milik Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muh Ainun Taqwa
GEDUNG TERBENGKALAI - Kondisi Auditorium Andi Azikin di Jl Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai, Utara, Kabupaten Sinjai, Jumat (13/2/2026). Tepat di depan Masjid Agung Nujumul Ittihad. Kondisi bangunan gedung Auditorium Andi Azikin memprihatinkan. 

Ringkasan Berita:
  • Auditorium Andi Azikin merupakan salah satu aset milik Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Sinjai.
  • Auditorium Andi Azikin berada di Jl Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai, Utara, Kabupaten Sinjai. Tepat di depan Masjid Agung Nujumul Ittihad.

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Kondisi bangunan gedung Auditorium Andi Azikin memprihatinkan.

Salah satu aset milik Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Sinjai itu tidak tampak tidak terawat.

Bangunan ini berada di Jl Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai, Utara, Kabupaten Sinjai. Tepat di depan Masjid Agung Nujumul Ittihad.

Pantauan Tribun-Timur (13/2/2026), cat dinding mulai mengelupas dan melepuh.

Warna plafon tampak kusam, serta beberapa sudut ruangan dipenuhi sarang laba-laba.

Fasilitas pendingin ruangan (AC) yang digunakan merupakan pengadaan lama, sekitar tahun 2007, sehingga tidak beroperasi secara maksimal.

Sementara di bagian luar rumput liar tumbuh subur di pagar gedung. 

“Kondisinya sekarang tampak tidak terawat,” kata warga setempat, Hamsir.

Baca juga: Jalan Sepi, Ambulans Mati Mendadak: Kisah Nyata Sopir RSUD Sinjai Antar Jenazah

Hamsir minta Pemkab Sinjai melakukan perbaikan atau pembersihan di area Auditorium Andi Azikin.

“Harusnya diperbaiki dan dibersihkan apalagi ini tepat di jalan poros yang menganggu estetika,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sinjai, Tamsil Binawan, mengaku pihaknya menghadapi keterbatasan anggaran pemeliharaan.

Ia mengatakan kondisi ini terjadi karena efisiensi anggaran sehingga dana untuk perawatan gedung sangat minim.

“Anggaran pemeliharaan memang sangat terbatas. Bahkan untuk biaya listrik saja kami harus mengatur seefisien mungkin,” ujarnya.

Menurut Tamsil, pihaknya tetap berupaya merawat gedung secara mandiri meski dengan keterbatasan.

Tamsil mencontohkan saat gedung sempat tertimpa tower beberapa waktu lalu, perbaikan atap dilakukan dengan bantuan berbagai pihak karena tidak tersedia anggaran khusus.

Meski begitu, pengelolaan Auditorium Andi Azikin direncanakan akan melibatkan pihak ketiga agar pengelolaan dan pemeliharaan bisa lebih optimal.

“Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas fasilitas sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD,” ujarnya. (*)

 


 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved