Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir di Sinjai Utara Sulsel Surut, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Arus lalu lintas yang sebelumnya terganggu juga sudah kembali lancar dan kendaraan dapat melintas seperti biasa.

Tayang:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sakinah Sudin
Tribun-Timur.com/ Muh Ainun Taqwa
BANJIR SURUT - Kondisi terkini Jalan Tondong, Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulsel dipotret Tribun-Timur.com, Kamis (4/6/2026) pukul 8.30. Jalan ini sempat terendam banjir. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai surut, Kamis (4/6/2026).

Pantauan Tribun-Timur.com, pukul 08:30 Wita genangan air berangsur surut dan kini telah kembali normal.

Arus lalu lintas yang sebelumnya terganggu juga sudah kembali lancar dan kendaraan dapat melintas seperti biasa.

Sebelumnya, genangan air merendam sejumlah ruas jalan utama di kawasan Sinjai Kota dan mengganggu aktivitas warga.

Wilayah  yang terdampak banjir diantaranya Jl Dr Hamka, Jl Jenderal Sudirman, Jl Abdul Latif, Jl Baso Kalaka, hingga Jl Tondong.

BANJIR - Banjir di Jl Jendral Sudirman, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulsel, dipotret Tribun-Timur.com, Kamis (4/6/2026) pukul 7.20 Wita. Banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.00 Wita.
BANJIR - Banjir di Jl Jendral Sudirman, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulsel, dipotret Tribun-Timur.com, Kamis (4/6/2026) pukul 7.20 Wita. Banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. (Tribun-Timur.com/ Muh Ainun Taqwa)

Kondisi terparah sempat terjadi di Jl Tondong dan Jl Jenderal Sudirman dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.00 Wita setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Sinjai sejak pukul 01.00 Wita.

Saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air diduga menjadi salah satu penyebab meluapnya genangan ke badan jalan.

Salah seorang warga setempat Emmang (27), mengatakan air naik dengan cepat setelah hujan deras berlangsung selama beberapa jam.

“Air naik sekitar jam tiga dini hari. Awalnya hanya di pinggir jalan, tetapi tidak lama kemudian sudah masuk ke badan jalan dan semakin tinggi,” kata Emmang kepada Tribun-Timur.com.

Menurut Emmang, saat banjir terjadi sejumlah pengunjung dan pelanggan di kawasan Alun-Alun Sinjai Bersatu sempat kesulitan pulang karena akses jalan tergenang.

“Banyak pelanggan di Alun-Alun tidak bisa pulang karena banjir,” ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya Udin, berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.

“Kami berharap ada perbaikan drainase dan normalisasi saluran air supaya banjir seperti ini tidak sering terjadi lagi,” kata Udin. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved