Kelompok Cipayung Sinjai Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD
Wacana itu merupakan bentuk kemunduran demokrasi serta pengkhianatan terhadap amanat reformasi yang telah diperjuangkan
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Munawwarah Ahmad
“Jangan kemudian karena efisiensi anggaran dijadikan pembenaran untuk mengorbankan demokrasi,” ujarnya.
Demokrasi lanjut Amar memang mahal, tetapi otoritarianisme jauh lebih mahal dampaknya bagi keadilan, kesejahteraan, dan masa depan bangsa.
Sementara itu Ketua Bidang PTKP HMI Sinjai, Israndi Musda menegaskan penolakan wacana terhadap.
“Kami (HMI Sinjai) menolak wacana sistem Pilkada lewat DPRD,” tegasnya.
Ia mengatakan wacana tersebut mematikan demokrasi yang selama ini sudah terbangun.
“Pemilihan langsung merupakan bentuk nyata keterlibatan rakyat untuk menentukan arah kepemimpinan daerah,” ujarnya.
Reformasi memandatkan kedaulatan mutlak berada di tangan rakyat, bukan diserahkan kembali kepada sekelompok elite politik di parlemen daerah.
“Sebagai entitas gerakan mahasiswa yang lahir dari rahim perjuangan bangsa HMI Sinjai menegaskan komitmennya untuk terus mengawal konstitusi dan nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
| Longsor Bantaran Sungai di Bongki Sinjai Utara Ancam Dua Rumah Warga |
|
|---|
| Polisi Selidiki Kematian Bocah 8 Tahun di Bekas Galian Tambang di Sinjai Selatan |
|
|---|
| Polres Sinjai Olah TKP Bocah 8 Tahun Tewas di Bekas Galian Tambang C, Selidiki Dugaan Kelalaian |
|
|---|
| BPBD Sinjai Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 10-12 Mei, Waspada Banjir dan Longsor |
|
|---|
| Berteduh saat Hujan, Guru di Sinjai Tak Sangka Menang Hadiah Umrah saat Hardiknas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kolase-foto-Amar-Amrull.jpg)