Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Prakiraaan Cuaca

BPBD Sinjai Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 10-12 Mei, Waspada Banjir dan Longsor

Cuaca ekstrem itu juga diperkirakan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Tayang:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Muh Ainun Taqwa
CUACA EKSTREM - Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang landa Kecamatan Sinjai Utara (11/6/2025). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan . 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Peringatan dini tersebut berlaku mulai 10 hingga 12 Mei 2026.

Status yang ditetapkan dalam peringatan cuaca tersebut level waspada.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Sinjai berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Cuaca ekstrem itu juga diperkirakan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Kondisi tersebut berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Dampak yang bisa saja terjadi antara lain banjir, tanah longsor, pohon tumbang hingga gelombang tinggi di wilayah pesisir.

Analisis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan selama periode cuaca ekstrem berlangsung.

Menurutnya, warga yang berada di daerah rawan longsor dan bantaran sungai diminta lebih berhati-hati.

“Potensi hujan lebat disertai angin kencang perlu diantisipasi bersama agar tidak menimbulkan korban maupun kerugian,” kata Andi Octave, kepada Tribun-Timur, Sabtu (10/5/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk terjadi.

“Pengendara tetap memperhatikan keselamatan saat melintas di tengah hujan deras maupun angin kencang,” ujarnya. 

Bupati Sinjai, Ratnawati Arif mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun tidak lengah menghadapi perubahan cuaca.

“Kita harus memantau informasi resmi yang dikeluarkan BMKG maupun BPBD Sinjai,” katanya. 

Ia juga meminta masyarakat segera melapor ke posko BPBD jika terjadi kondisi darurat atau bencana di lingkungan masing-masing.

“Kenali ancamannya, siapkan antisipasinya, dan perkecil risikonya,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved