Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makan Bergizi Gratis

Irawati: MBG Bantu Saya Mandiri Tanpa Harus Merantau

Irawati, pekerja SPPG di Sinjai, bersyukur bisa bekerja di dapur MBG. Program ini bantu ribuan warga dan layani 29.772 siswa di lima kecamatan

|
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Dok. Irawati
PEKERJA MBG – Irawati, pekerja SPPG di Desa Lamatti Riattang, Kecamatan Bulupoddo, Sinjai. Ia bersyukur program MBG berjalan karena bisa mendapat pekerjaan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka kisah perjuangan para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Program dicetuskan Presiden Prabowo Subianto ini menjadi sumber rezeki dan harapan bagi keluarga pekerja SPPG.

Hal itu dirasakan Irawati (23), warga Desa Bulutellue, Kecamatan Bulupoddo, Sinjai.

Alumni Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai ini sempat pasrah karena kesulitan mencari pekerjaan usai lulus S1 pada 2022.

Ia bahkan berencana merantau ke Morowali, Sulawesi Tengah, demi membantu kebutuhan keluarga.

Ayahnya bekerja sebagai petani, ibunya ibu rumah tangga.

Irawati merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara.

Kini, Irawati bekerja di SPPG Desa Lamatti Riattang, Kecamatan Bulupoddo.

Baca juga: Makan Bergizi Gratis Habiskan Rp1,2 T Per Hari, Kepala BGN: Kementerian Lain Setara Anggaran 1 Tahun

Ia bertugas mengemas makanan MBG sejak dua hari terakhir dengan gaji Rp100 ribu per hari, bekerja Senin hingga Jumat.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan bahagia bisa mendapatkan pekerjaan melalui program MBG,” kata Irawati, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, program MBG bukan hanya menjamin pemenuhan gizi bagi penerima manfaat, tetapi juga membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah.

“Saya senang bekerja di dapur MBG karena bisa mandiri dan membantu kebutuhan keluarga, tanpa merantau keluar daerah,” ujarnya.

Ia berharap program MBG terus berlanjut.

“Harapannya yah semoga MBG ini tidak berhenti supaya kami tetap bekerja,” katanya.

Baca juga: Profesor Gizi: Karena Banyak Berburu Margin, Makan Bergizi Gratis Berubah Jadi Makan Beracun Gratis

Layani 29.772 Siswa

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved