Jembatan Garuda Merah Putih di Kanie Sidrap Dikebut, Kini Tahap Perakitan Besi
Untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Kapten Inf Ratno, menjelaskan pekerjaan saat ini difokuskan pada perakitan besi lantai jembatan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan
- Ia mengatakan proses tersebut dilakukan secara teliti karena menjadi fondasi utama yang akan menopang beban kendaraan yang melintas nantinya
TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kanie, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, terus menunjukkan perkembangan positif, Senin (8/6/2026).
Pengerjaan jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat setempat telah memasuki tahap perakitan rangka besi lantai.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan karena akan menentukan kekuatan dan ketahanan struktur jembatan sebelum memasuki proses pengecoran.
Komandan Kodim 1420/Sidrap, Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI.
Untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan sangat dibutuhkan warga karena selama ini akses transportasi kerap terkendala, terutama saat musim hujan.
“Pembangunan ini kami dorong agar segera memberikan manfaat bagi masyarakat. Akses yang terputus selama ini menjadi kendala utama warga, khususnya ketika musim hujan. Karena itu, kami memastikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan sesuai standar yang baik,” kata Andi Zulhakim saat meninjau lokasi pembangunan.
Sementara itu, Koordinator Lapangan yang juga Danramil 06/Pancarijang, Kapten Inf Ratno, menjelaskan pekerjaan saat ini difokuskan pada perakitan besi lantai jembatan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Ia mengatakan proses tersebut dilakukan secara teliti karena menjadi fondasi utama yang akan menopang beban kendaraan yang melintas nantinya.
“Saat ini kami fokus merangkai besi lantai dengan cermat sesuai spesifikasi teknis. Alhamdulillah cuaca mendukung sehingga pekerjaan berjalan lancar. Rangkaian besi ini disusun agar mampu menopang beban kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujarnya.
Kapten Ratno menambahkan seluruh tim pelaksana terus bekerja maksimal.
Agar selut pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang kokoh dan aman digunakan masyarakat.
Keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga Desa Kanie dan sekitarnya.
Selain itu, jembatan tersebut juga akan mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan serta memperlancar distribusi hasil pertanian ke pasar.
| Polres Sidrap Berbagi, Sembako Diantar Langsung ke Rumah Warga Kurang Mampu |
|
|---|
| 350 Pendaftar Berebut 252 Kursi, MTsN 2 Pangsid Sidrap Seleksi Ketat |
|
|---|
| Berawal dari Pandemi, Jamu Racikan Warga Bone Ini Jadi Oleh-oleh hingga Jakarta |
|
|---|
| Pesan Bupati Sidrap ke 77 ASN Baru: Jangan Bangga dengan Status, Buktikan dengan Kinerja |
|
|---|
| Delapan Anak Dibawah Usia 19 Tahun di Sidrap Tercatat Sudah Menikah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260608-Kapten-Inf-Ratno-TNI.jpg)