Ditinggal Mati Suami, Kisah Parida Bangun Usaha Penggilingan demi Anak
Di balik riuhnya bunyi besi berputar itu, ada kisah keteguhan seorang perempuan bernama Parida (52).
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM - Di sebuah kampung tak jauh dari kota Sidrap, tepatnya di Jl H Abu Bakar, Kelurahan Rijang Pittu, suara mesin penggilingan terdengar sejak pagi buta.
Di balik riuhnya bunyi besi berputar itu, ada kisah keteguhan seorang perempuan bernama Parida (52).
Ia seorang janda yang menghidupi keluarganya melalui usaha pabrik kecil dan penggilingan yang ia bangun dari nol.
Parida memutuskan membuka usaha penggilingan rempah, tepung beras, bumbu coto, kopi hingga kacang di samping rumahnya.
Sejak dirintis tahun 2006, usaha pabrik dan penggilingan Parida Ali selalu menjadi langganan penjual coto, penjual bakso, bahkan sampai hajatan nikahan dan aqiqah di Sidrap.
Delapan tahun berlalu, hidup Parida berubah drastis ketika suaminya meninggal dunia akibat sakit.
Ia harus menghadapi kenyataan pahit menjadi tulang punggung keluarga, membesarkan seorang anak yang saat itu masih duduk di bangku SMP.
Parida tak kenal lelah. Ia harus menguatkan bahunya untuk menyokong anak semata wayangnya.
“Waktu itu saya tidak punya banyak pilihan. Kalau saya menyerah, anak-anak saya mau makan apa?” ujarnya sambil mengelap keringat kepada Tribun-timur.com, Kamis (30/4/2026).
Perjalanan membangun usaha tidak mudah.
Parida harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal, kerusakan mesin, hingga keraguan dari orang sekitar.
Namun, perlahan usahanya mulai berkembang.
Kini, usaha penggilingan dan pabrik kecil milik Parida tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi diri dan anaknya.
Usaha pabrik dan penggilingan sudah dikomandoi menantunya, Alwi.
Anak tunggal Parida pun kini sudah membuka usaha minuman di samping pabrik penggilingan.
| Panen 2 Ton Sehari, Ikan Sapu-sapu Jadi Ladang Bisnis Baru di Sidrap |
|
|---|
| Muchtar Daeng Lau Laporkan Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Sulsel Buntut Video Viral Jusuf Kalla |
|
|---|
| Puluhan Tahun Menabung Receh Supir Truk Asal Sidrap Akhirnya Naik Haji |
|
|---|
| Remaja 16 Tahun Asal Sidrap Jadi Jamah Termuda Kloter 2, Gantikan Ibu |
|
|---|
| 387 JCH Sidrap Tiba di Asrama Haji Sudiang, Berangkat ke Tanah Suci Dini Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PEREMPUAN-SIDRAP-Parida-perempuan-mandiri.jpg)