Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dulu Hama Kini Jadi Cuan, Pemkab Sidrap Gercep Uruskan Hak Paten Ikan Sapu-sapu

Bupati Sidrap, Syahruddin Alrif, tidak menyangka ikan sapu-sapu berdampak positif bagi warga.

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
IKAN SAPU-SAPU - Warga Sidrap mengolah ikan sapu-sapu jadi pakan bebek. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap mendaftarkan hak paten ikan sapu-sapu. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Sidrap mendaftarkan hak paten pemanfaatan ikan sapu-sapu untuk mendukung peningkatan pendapatan warga Desa Mojong. 
  • Ikan yang sebelumnya dianggap hama ini kini diolah menjadi pakan ternak bebek, sehingga memberi nilai ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
  • Pemkab Sidrap sejak 2024 telah mengkaji pemanfaatan ikan sapu-sapu yang banyak ditemukan di Danau Sidenreng. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap mendaftarkan hak paten ikan sapu-sapu.

Hal ini untuk mendukung peningkatan pendapatan warga Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap

Bupati Sidrap, Syahruddin Alrif, tidak menyangka ikan sapu-sapu berdampak positif bagi warga.

“Jauh sebelum ikan sapu-sapu viral, saya bersama Dinas Peternakan dan Perikanan telah melakukan pengkajian tahun 2024. Pembuktiannya di tahun 2025 sampai sekarang,” tuturnya

Ikan sapu-sapu banyak ditemukan di Danau Sidenreng.

Danau Sidenreng berjarak 16 km dari jantung kota Sidrap.

Ikan sapu-sapu dimanfaatkan warga untuk menjadi pakan ternak bebek.

Baca juga: Panen 2 Ton Sehari, Ikan Sapu-sapu Jadi Ladang Bisnis Baru di Sidrap

Ikan sapu-sapu dimasak terlebih dahulu, lalu dicampur dengan eceng gondok, jagung yang sudah dihaluskan, dan sedikit dedak.

Salah satu peternak bebek di Desa Mojong, Senibar, mengaku telah 5 bulan menggunakan ikan sapu-sapu sebagai pakan utama ternaknya.

“Alhamdulillah produksi telur sekitar 80 persen atau 120 butir perhari dari 150 ekor bebek,”

Hasil telur bebek tersebut dijual ke pasar-pasar dengan harga 50 ribu per rak.

Inovasi ini tak hanya menjadi solusi pakan murah, tetapi juga membuka peluang cuan.

Ikan sapu-sapu tidak lagi jadi hama tapi disulap menjadi sumber cuan masyarakat Sidrap.

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved