Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Selayar

Waspada! Jalur Selayar Jadi Jalan Masuk Distribusi Narkoba Jaringan Internasional

Perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, diduga menjadi salah satu jalur masuk peredaran narkotika melalui jalur laut.

Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Polres Selayar
KOKAIN DI SELAYAR-Warga Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomatene, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Minggu (15/3/2026). Kapolres Selayar AKBP Didid Immawan memperlihatkan paket kokain.  

Ringkasan Berita:
  • Total barang yang diduga kokain yang ditemukan di wilayah pesisir Selayar kini mencapai sekitar 27,44 kilogram.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan kini diduga menjadi salah satu jalur masuk peredaran narkotika melalui jalur laut.

Dugaan ini terungkap setelah nelayan dan warga setempat menemukan puluhan paket yang diduga narkotika jenis kokain yang terdampar di sejumlah pesisir pantai wilayah tersebut.

Kapolres Kepulauan Selayar, Didid Imawan , mengungkapkan bahwa total barang yang ditemukan masyarakat mencapai 25 paket dengan berat bruto sekitar 2.

Penemuan pertama terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 24.00 WITA di Pantai Barat Dusun Tile-tile Selatan, Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu.

Seorang nelayan bernama Kamaruddin menemukan dua bungkus mencurigakan saat mencari barang hayut

Dua paket tersebut terdiri dari satu bungkus plastik hitam bertuliskan “STONE” dengan berat bruto sekitar 690 gram serta satu bungkus plastik putih yang dililit lakban dengan berat sekitar 1 kilogram.

Setelah diamankan dan dilakukan pemeriksaan awal menggunakan alat rapid test narkotika, hasilnya menunjukkan adanya kandungan zat COC atau kokain.

Baca juga: Pangdam XIV Hasanuddin Serahkan 25 Kilogram Kokain dari Selayar ke Polda Sulsel

Penemuan berikutnya terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 18.30 WITA di Pantai Barat Dusun Bansiang, Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki.

Seorang warga bernama Irwan menemukan sebuah karung yang terapung tidak jauh dari pantai. 

Di dalamnya terdapat tujuh pasang sepatu serta empat bungkus plastik hitam bertuliskan “BUGATTI” yang diduga berisi kokain

Selain itu, pada Jumat 13 Maret 2026 juga dilakukan penyerahan barang bukti dari Komando Distrik Militer 1415/Selayarke

Penemuan kembali terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026 di pesisir pantai barat Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomatene.

Seorang warga bernama Abdul Aziz menemukan satu paket mencurigakan yang terbungkus plastik hitam di antara tumpukan sampah laut sekitar 50 meter dari rumahnya

Setelah dilaporkan kepada aparat, jajaran Polsek Bontomatene bersama Satresnarkoba Polres Kepulauan Selayar melakukan pengecekan dan pengamanan paket tersebut.

Barang bukti yang ditemukan memiliki berat bruto sekitar 1 kilogram dan diduga kuat merupakan kokain.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved