Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cuaca Buruk Sebabkan Kapal KM Bintang Kayuadi Tenggelam, Angkut Sapi dan Kopra

Kapal tersebut membawa sekitar 240 karung kopra (setara 24 ton), 17 ekor sapi, dan sekitar 1.000 tabung gas.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Samsul Bahri
Polisi mengamati KM Bintang Kayuadi yang tenggelam di Pelabuhan Kawawu, sekitar 04.30 wita, Minggu (17/5/2026). Kapal ini memuat ternak sapi dan kopra/dok. Polsubsektor Pasilambena. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SELAYAR – Kapal pengangkut ternak sapi dan kopra, KM Bintang Kayuadi, tenggelam di Pelabuhan Kawawu, Kecamatan Pasilambenna, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 04.30 WITA, Minggu (17/5/2026).

Kapal tersebut membawa sekitar 240 karung kopra (setara 24 ton), 17 ekor sapi, dan sekitar 1.000 tabung gas.

Kronologi Kejadian

Juragan kapal, Kasim, menjelaskan kepada polisi di Polsubsektor Pasilambena bahwa KM Bintang Kayuadi berlayar dari Pelabuhan Latokdok, Desa Kalotoa, menuju Pelabuhan Kawawu, Desa Garaupa.

Saat tiba di pelabuhan, cuaca ekstrem dan air pasang tinggi melanda perairan setempat.

Untuk mengantisipasi risiko, Kasim memutuskan menyandarkan kapal di pelabuhan.

Namun, saat air pasang mulai surut, tali kapal putus dari dermaga, menyebabkan kapal miring, terbalik, dan akhirnya tenggelam.

Dari 18 ekor sapi yang diangkut, 13 ekor mati, 2 ekor berhasil ditemukan di darat, dan 3 ekor masih dalam pencarian.

Kasim menyebut bahwa hujan lebat disertai angin kencang menjadi penyebab kapal miring hingga tenggelam.

Polisi diminta untuk menyelidiki kejadian tersebut.

Kepala Polsubsektor Pasilambena, Ipda M Basri, mengatakan, insiden ini segera dilakukan penyelidikan.   

“Peristiwa ini sementara diselidiki. Juragan dan Anak Buah Kapal telah dimintai keterangan.”

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Immawan, menambahkan pihaknya telah memerintahkan kapolsek untuk melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lebih lanjut.

Peristiwa kapal tenggelam di Kepulauan Selayar hampir terjadi setiap bulan. Penyebabnya bervariasi, mulai dari cuaca ekstrem hingga kerusakan mesin kapal.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved