Ramadan 2026
Pemasukan Kotak Amal di Masjid Al Markaz Makassar Menurun
Pemasukan kotak amal di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar menurun pada Ramadan tahun ini, meski jumlah jamaah tetap ramai.
Ringkasan Berita:
- Pemasukan kotak amal di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar pada Jumat kedua Ramadan tahun ini tercatat Rp13.097.500.
- Jumlah tersebut menurun dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya yang biasanya mencapai Rp17 juta hingga Rp20 juta.
- Pengelola masjid menduga penurunan dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat. Meski demikian, jumlah jamaah salat Maghrib, Isya, hingga Tarawih masih mencapai sekitar seribu orang setiap malam.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemasukan kotak amal di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Makassar, pada Jumat kedua Ramadan tahun ini tercatat Rp13.097.500.
Jumlah tersebut menurun dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya yang biasanya mencapai Rp17 juta hingga Rp20 juta.
Ketua Harian Yayasan Islamic Center Al Markaz Al Islami, Mustari Mustafa, membenarkan adanya penurunan tersebut.
“Apalagi kalau Ramadan, biasanya bisa sampai Rp20 jutaan. Orang biasanya kalau Ramadan berinfak dan bersedekah,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Mustari menduga penurunan tersebut dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat yang sedang melemah.
“Ini mungkin disebabkan oleh kondisi ekonomi yang melemah, begitu analisa teman-teman di sini,” katanya.
Meski demikian, ia menyebut jumlah jamaah yang datang ke masjid tidak mengalami penurunan signifikan dibandingkan Ramadan tahun lalu.
Saat salat Maghrib, Isya hingga Tarawih, jumlah jamaah rata-rata mencapai sekitar seribu orang.
“Maghrib, Isya, Tarawih itu tidak kurang dari 800 orang. Rata-rata sekitar seribu orang,” jelasnya.
Pada hari-hari tertentu seperti Jumat, Sabtu, dan Minggu, jumlah jamaah bahkan bisa lebih banyak.
“Kalau hari-hari tertentu seperti Jumat, Sabtu, Minggu bisa lebih dari itu. Sampai dua ribu orang,” ucapnya.
Selain dari kotak amal, Mustari juga mengungkapkan tren penurunan terjadi pada pengumpulan zakat fitrah tahun ini.
Pada tahun-tahun sebelumnya, sekitar satu pekan sebelum Lebaran, dana zakat fitrah yang terkumpul biasanya sudah mencapai sekitar Rp200 juta.
Namun tahun ini jumlah yang terkumpul baru sekitar Rp100 juta.
“Seperti itu trennya. Jadi menurut kami ini ada korelasi, baik secara langsung maupun tidak, dengan kondisi perekonomian kita secara umum,” katanya.
Masjid Al-Markaz Al-Islami (Jenderal M. Jusuf) terletak di Jalan Masjid Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Masjid ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan Islam terbesar dengan kapasitas maksimal 10.000 jamaah dan arsitektur yang ikonik. (*)
| Harga Kebutuhan Pokok di Gowa Stabil, Cabai Rawit dan Ayam Naik |
|
|---|
| Ada Dapat Diskon dan Tidak: Cerita Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Soal Tiket Jelang Lebaran |
|
|---|
| Baznas Wajo Terima Zakat Mal Rp100 Juta, Fidyah Rp15 Juta hingga 26 Ramadan |
|
|---|
| ASN Luwu Boleh WFA 16-17 Maret dan 25-27 Maret, Maksimal Sepertiga Pegawai |
|
|---|
| Tarawih Tetap Ramai, Tapi Celengan Masjid Al Markaz Maros Menurun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-16-maret-almarkasz.jpg)