Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2026

Minyak Rp15 Ribu per Liter, Beras Rp58 Ribu per Zak di Gerakan Pangan Murah Bone

Menjelang Idul Fitri, Bulog Bone menyiapkan 2 ton beras dalam Gerakan Pangan Murah di Watampone, Bone, Sulsel

Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/ist
PANGAN MURAH - Pimpinan Cabang Bulog Bone, Andi Iskandar Zulkarnaeng. Bulog Bone menyiapkan sekitar 2 ton beras SPHP dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M di Watampone, Kabupaten Bone.   

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Bone, Sulsel  bersama Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah pada 11-12 Maret 2026 di Watampone. 
  • Bulog menyiapkan sekitar 2 ton beras SPHP, 500 liter minyak goreng, dan 400 kilogram gula pasir. 
  • Berbagai kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri.
 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Pemerintah Kabupaten Bone bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (11–12 Maret 2026).

Gerakan Pangan Murah digelar mulai pukul 07.30 hingga 12.00 Wita di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 1, Watampone.

Pimpinan Cabang Bulog Bone, Andi Iskandar Zulkarnaeng, mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Untuk beras SPHP kami siapkan sekitar 2 ton, minyak goreng sekitar 500 liter, dan gula pasir sekitar 400 kilogram,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (10/3/2026).

Ia memastikan stok pangan masih mencukupi jika komoditas yang disediakan di lokasi kegiatan habis terjual.

“Kalau misalnya habis, akan diambil kembali di gudang karena stok di kantor Alhamdulillah sangat tersedia,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran.

Di antaranya beras SPHP Rp58.000 per zak, gula pasir Rp17.500 per kilogram, dan MinyakKita Rp15.000 per liter.

Selain itu tersedia juga minyak goreng kemasan lain Rp19.500 per liter, telur ayam ras Rp56.000 per rak, serta daging ayam segar Rp57.000 per ekor.

Komoditas lain yang dijual yakni bawang merah Rp37.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, aneka cabai Rp5.000 per bungkus, dan tomat Rp5.000 per bungkus.

Selain itu tersedia pula kemiri, asam jawa, dan bubuk kunyit dengan harga mulai Rp5.000 hingga Rp10.000 per bungkus.

Rencana kegiatan tersebut sudah diketahui sejumlah warga di Watampone.

Salah seorang warga, Nurhayati (41), mengaku tidak sabar menunggu kegiatan tersebut karena harga bahan pangan yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga di pasar.

“Kalau memang lebih murah pasti saya datang belanja besok pagi. Apalagi menjelang Lebaran kebutuhan rumah tangga semakin banyak,” ujarnya.

Ia berencana datang lebih awal agar tidak kehabisan bahan pangan.

“Kalau ada kegiatan seperti ini biasanya ramai. Jadi saya rencana datang pagi-pagi supaya bisa dapat beras dan minyak,” katanya.

Warga berharap, Gerakan Pangan Murah tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved