Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan

Jika Sudah Sholat Witir, Apa Boleh Sholat Tahajud? Ini Penjelasannya

Witir biasanya menjadi rangkaian akhir setelah sholat tarawih dan dianjurkan sebagai penutup seluruh ibadah malam.

Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR
SHOLAT WITIR - Ilustrasi sholat. Witir biasanya menjadi rangkaian akhir setelah sholat tarawih dan dianjurkan sebagai penutup seluruh ibadah malam. 

Ringkasan Berita:
  • Sholat witir adalah sunnah malam dengan rakaat ganjil dan biasanya menjadi penutup tarawih di bulan Ramadhan
  • Penceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan hukum sholat Tahajud setelah melakukan sholat Witir.

 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sholat witir merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan pada malam hari dengan jumlah rakaat ganjil. 

Di bulan Ramadhan, witir biasanya menjadi rangkaian akhir setelah sholat tarawih dan dianjurkan sebagai penutup seluruh ibadah malam.

Masih banyak umat Islam yang bertanya, apakah seseorang masih boleh sholat tahajud setelah menunaikan witir?

Sholat tahajud hukumnya sunnah muakkad yang dilaksanakan pada malam hari atau sepertiga malam terakhir setelah terjaga dari tidur.

Sholat ini dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan bukan merupakan bagian dari salat wajib lima waktu.

Penceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan hukum sholat Tahajud setelah melakukan sholat Witir yang mana jadi penutup sholat Tarawih di bulan Ramadhan.

Menurut Ustadz Abdul Somad, sholat Tahajud hukumnya boleh dilaksanakan usai sholat Witir meski Witir adalah penutup sholat di malam hari.

Baca juga: Keutamaan Sholat Tarawih Malam ke-8 Ramadhan: Dapat Pahala Setara Pahala Nabi Ibrahim AS

Menurut Ustadz Abdul Somad, hal tersebut pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Dikatakan, seseorang yang telah sholat Tarawih dan ditutup Witir, kemudian pulang lalu tidur dan ingin mengerjakan sholat Tahajud, hukumnya mubah atau boleh.

"Apa dalilnya? Karena Nabi SAW pernah sholat Tahajud setelah Witir, apakah nanti setelah Tahajud ditutup lagi dengan Witir? Tidak," jelas Ustadz Abdul Somad dilansir dari kanal youtube Takzim Ulama.

Hal ini sebagaimana hadits shahih berikut:

عَنْ طَلْقِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ لاَ وِتْرَانِ فِى لَيْلَةٍ.

Dari Talq Ibn ‘Ali (diriwayatkan) ia berkata: Saya mendengar Nabi saw bersabda: Tidak ada dua witir dalam satu malam [H.R. Ahmad nomor 15696, Abu Dawud nomor 1227, at-Tirmidzi nomor 432, dan an-Nasai nomor 1661].

Niat Sholat Tahajud

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved