Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

2 Kasus Polisi Bikin Heboh di Sulsel, Presma UIN Makassar Desak Kapolri Dicopot

Dua kasus di Sulsel kembali menyorot institusi kepolisian. Presma UIN Alauddin Makassar mendesak Presiden Prabowo mencopot Kapolri.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Dok: Zulhamdi
REFORMASI POLRI - Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Muh Zulhamdi Suhafid. Ia mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Kapolri usai dua kasus di Sulsel kembali menyorot institusi kepolisian. 

Ringkasan Berita:

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus yang menyeret anggota kepolisian kembali mencuat dan menjadi sorotan publik.

Terbaru di Sulawesi Selatan (Sulsel), dua peristiwa menghebohkan terjadi dalam waktu berdekatan.

Pertama, meninggalnya Bripda DP (19), personel Ditsamapta Polda Sulsel, yang diduga akibat penganiayaan oleh seniornya.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di Asrama Ditsamapta Polda Sulsel, Minggu (22/2/2026) subuh.

Lokasi asrama berada di dalam lingkungan Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Sekitar 6,5 Kilometer ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Waktu tempuh normal berkendara diperkirakan antara 10 hingga 20 menit

Sejumlah personel Direktorat Samapta Polda Sulsel diperiksa Propam terkait meninggalnya Bripda DP.

Sebanyak enam personel, terdiri atas tiga teman seangkatan dan tiga senior, menjalani pemeriksaan.

Kasus berikutnya menyeret nama AKP Arifan Efendi, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Toraja Utara.

Baca juga: Bripda DP Diduga Dianiaya Senior, Kapolda Sulsel Pimpin Pelepasan Jenazah di Pincara Pinrang

Perwira yang baru sekitar sembilan bulan menjabat itu diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Toraja Utara, Sulsel.

Informasi yang beredar menyebutkan, AKP Arifan Efendi telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ia juga dikabarkan diperiksa bersama seorang personel berinisial N yang menjabat sebagai kepala unit (kanit).

Rentetan kasus ini kembali menyorot integritas institusi kepolisian.

Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Muh Zulhamdi Suhafid, mempertanyakan agenda reformasi Polri.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved