Prespektif Syamril
Refleksi Tahun Baru Hijriyah: Ular dan Ulat
Di era sekarang juga tetap ada. Bahkan lebih besar dan massif lagi. Celah korupsi masuk dalam program strategis nasional seperti MBG.
Wawasan dan visi kenegarawanannya tidak tampak. Omongannya tidak berbobot. Tidak mencerahkan.
Malah kadang membuat polemik, kegaduhan dan kontroversi.
Bandingkan dengan tokoh tokoh bangsa di awal kemerdekaan. Omongan mereka mencerahkan dan menggerakkan.
Kita berharap memasuki Tahun Baru Hijriyah 1448 ada spirit perubahan ala ulat menjadi kupu-(kupu. Perubahan yang tidak hanya ganti rezim dan pejabat.
Tapi juga spirit pejuang, membela kepentingan rakyat, anti KKN.
Juga karakter dan kompetensi yang mumpuni. Jujur, amanah, cerdas, teguh di jalan kebenaran, berani melawan penyimpangan.
Apa harapan itu masih ada? Mari tetap optimis. Masih banyak orang hebat di Indonesia yang siap berbakti dan memperbaiki bangsa ini.
Jika mereka diberi kesempatan, mereka siap mentransformasi Indonesia dari ulat menjadi kupu-kupu.
Bagaimana caranya agar mereka diberi kesempatan? Butuh keberanian, terobosan, keajaiban dan do'a. Hanya Allah tempat berharap.
Jangan berputus asa dari rahmat Allah. Disertai usaha yang sungguh-sungguh dan tak kenal menyerah. Selamat Tahun Baru 1448 Hijriyah.
Makassar, 1 Muharram 1448 H
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Syamril-Direktur-Sekolah-Islam-Athirah-65.jpg)