Literasi Ulama
Prof. Dr. H. Iskandar Idy
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof. Dr. H. Hamdan Juhannis, MA, Rektor UIM Makassar, Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, MA.
Oleh: Firdaus Muhammad
Pembina Pesantren An-Nahdlah, Dosen UIN Alauddin, dan Pengurus MUI Sulsel
TRIBUN-TIMUR.COM - Peringatan haul ke-3 Prof. Dr. KH. Iskandar Idy, M,Ag berlangsung penuh khidmat di Lantai 2 Phinisi Ballroom, Claro Hotel, Jumat, 17 April 2026.
Selain sebagai ajang silaturahim juga mengenang keteladanan beliau.
Sejumlah tokoh hadiri haul tersebut, AGH. Sayyid Abdul Rahim Puang Makka.
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof. Dr. H. Hamdan Juhannis, MA, Rektor UIM Makassar, Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, MA.
Selain itu, tampak Kepala Kementerian Haji dan Umrah, H. Ikbal Ismail.
Sementara itu, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA memberi testimoni secara virtual mengenangnya sebagai teman sejawat yang mengajarkan pentingnya pengabdian yang tulus.
Karirnya di Kementerian Agama hingga di pusat, kemudian di kampus UIM serta amanah sebagai ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulsel, tercermin ketulusan pengabdiannya patut diteladani.
Beliau wafat 17 April 2023.
Esoknya dimakamkan di tanah kelahirannya, Sidrap.
Dilahirkan di Baranti Sidrap tahun 1948.
Beliau adalah tokoh NU Sulsel, pernah mendapat amanah sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Sulsel periode 2013-2019.
Selain sebagai tokoh NU, juga lebih dikenal sebagai birokrat tulen yang meraih karirnya hingga di Kementerian Agama RI di Jakarta.
Sebelumnya berkarir di Kanwil Kemenag Sulsel hingga meraih posisi sebagai orang nomor satu di kakanwil Kemenag Sulsel.
Kaswad Sartono misalnya menyebut, Prof Iskandar Idy dilihat dari dari sisi manajemen kehidupan, beliau memiliki spiritualitas dan jejaring sosial yang cukup luas.
Sepanjang hayatnya, sejumlah warisan beliau saat mendapat amanah.
Karir birokrasinya berjalan baik sebagai pegawai negeri yang memiliki manajemen hidup yang luar biasa.
Karir sebagai PNS dimulai dari Enrekang hingga Jakarta.
Karier gemilang dimulai dari jawatan pendidikan Islam kabupaten Enrekang, Kandepag Kab. Soppeng, Kepala Balai Diklat Agama Makassar, Kabid Pembinaan Perguruan Islam Kanwil Departemen Agama Sulsel, Kabag Sekretariat Kanwil Depag Sulsel, Kepala Biro IAIN Alauddin, Kakanwil Departemen Agama Sulsel, Direktur Dana Haji, dan Direktur Bina Haji dan Umrah Kemenag RI.
Prof Iskandar Idy hijrah menjadi tenaga dosen UIN Alauddin DPK UMI Makassar, yang tidak lama kemudian memperoleh jabatan guru besar (profesor).
Selain sebagai birokrat juga dikenal akademisi. Dikenal manager sekaligus leader, pikiran, ide dan gagasan beliau visioner dalam memimpin Kanwil Agama terutama dalam konteks “trilogi leadership” membangun strategi, membangun networking, dan mengambil keputusan.
Prof Iskandar memperoleh gelar Ph.D dari Universiti Tun Abdul Razak Malaysia itu memegang prinsip disiplin adalah kunci kesuksesan, amanah dan tanggung jawab.
Warisan beliau saat memimpin NU adalah membangun kantor NU di samping Kampus UIM Makassar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Firdaus-Muhammad-Guru-Besar-Komunikasi-Politik-Islam-UIN-Alauddin-Makassar.jpg)