Opini Anshar Saud
Daeng, Kamu Bukan Iron Man
Daengku, mesin kuat beroperasi karena oli. Tapi manusia kuat karena akal, badan sehat, dan keyakinan untuk menjaga diri.
Oleh: Anshar Saud
Dosen Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin / Pemerhati Ilmu Farmasi Sosial, Perilaku, dan Administratif
TRIBUN-TIMUR.COM - Daengku, kita sama-sama tahu, lelaki Makassar memang pemberani.
“Eja tompi na doang” terkenal di sini.
Artinya, baru setelah dibakar jadi merah, baru terlihat itu udang.
Pepatah ini menggambarkan jiwa nekat dan konsekuen orang kita: bertindak dulu, pikir akibatnya nanti.
Kita bicara soal lelaki Makassar yang viral menenggak sesloki oli.
Tapi Daeng, kamu bukan Iron Man, yang sebagian besar tubuhnya dari baja.
Kamu itu manusia yang kena angin malam sedikit saja bisa masuk angin.
Jadi, sebelum menenggak oli itu, pertimbangkan dulu satu-dua hal dari kawanmu ini.
Dari lelaki Makassar untuk lelaki Makassar.
Oli diperuntukkan buat mesin, bukan untuk manusia.
Mesin kendaraan terbuat dari logam, sedangkan tubuh kita hidup dari triliunan sel yang membentuk jaringan lalu organ, dan sistem organ yang saling bekerja menjaga keseimbangan.
Tidak ada sistem tubuh kita yang bakal tahan dilumasi dengan oli, Daeng.
Tubuh kita bukanlah mesin mekanistik yang bisa diservis dengan cairan gelap itu.
Oli Bukan Ramuan Sakti
Beberapa waktu lalu kita melihat video beberapa anak muda dan dewasa Makassar yang meneguk oli lalu bangga bilang “langsung kuat” sambil push up di depan teman-temannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-01-05-Anshar-Saud-8.jpg)