Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Langit Ramadan

Perang dan Titik Balik Peradaban

Peradaban Islam (abad 7–13 M.) berkembang pesat setelah beberapa perang besar yang membuka wilayah luas.

Tayang:
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
LANGIT RAMADAN - M. Qasim Mathar Guru Besar UIN Alauddin Makassar. 

Wilayah Islam meluas dari Spanyol sampai Asia Tengah.

Khazanah ilmu Yunani, Persia, India, diserap ke dalam peradaban unggul Islam.

Muncul pusat ilmu: Baghdad, Cordoba, Cairo.

Baik dicatat, teologi rasional Mu'tazilah pernah menjadi "agama" resmi Dinasti Abbasiyah.

Peradaban Modern/Barat dimulai dari peperangan penting.

Ada Perang 30 Tahun (1618–1648), ada Perang Napoleon (1803–1815) yang menyebarkan ide nasionalisme dan modernisasi hukum.

Lalu, ada Perang Dunia I (1914–1918) dan Perang Dunia II (1939–1945), memunculkan Amerika Serikat sebagai kekuatan utama dunia.

Perang sering menjadi titik balik sejarah.

Peradaban besar justru lahir setelah masa perang besar.

Pola ini sangat jelas dalam sejarah dunia.

Maka, Jika perang saat ini adalah perang antara Keadilan vs Kezaliman, Kejujuran vs Kemunafikan; atau perang melawan peradaban dunia yang sedang lapuk dan busuk, saya himbau agar perang ini diteruskan.

Saya percaya, Allah swt. adalah Khaerul Makirin, Maha Mahir Ber-taktik strategi.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved