Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Turats dan Wacana Intelektual

Saat ini, kitab kuning sudah tidak diproduksi lagi, kecuali kertas QPP atau Qur'an Paper yang dirancang khusus untuk al-Qur'an.

Editor: Sakinah Sudin
Grafis Tribun Timur/ Muhlis
OPINI - Potret Dr Ilham Kadir MA, Alumni Pesantren Darul Huffadh Tuju-tuju; Dosen UNIMEN. Ilham Kadir salah satu penulis Opini Tribun Timur. 

Dan sesekali diadakan bedah buku dan diskusi terbuka dengan menggunakan bahasa Arab atau Inggris.

Jadi, proses pembelajaran para santri ketika di Pondok Pesantren memang dipaksa sejak dini untuk memahami perbedaan pendapat para ulama, filsuf, para intelektual.

Sehingga ketika kembali ke masyarakat, tidak serta merta mudah menyalahkan dan menyesatkan pendapat orang lain yang tidak sesuai dengan pendapatnya.

Karena itu, saya sangat apresiasi lomba Qira'atil Qutub Internasional untuk pertama kalinya, semoga acara ini memberikan motivasi kepada para santri untuk berkarya, dan kelak menebar manfaat sebanyak-banyaknya, Tuhan alam semesta merestui niat baik kita. 

Saya optimis, pondok pesantren akan terus malakukan regenerasi ulama yang siap menopang pembangunan.

Dan yakinlah, jika sebuah negara ingin kokoh, maka yang  perkuat adalah  institusi ulama yang berbasis pesantren. Wallahu A'lam!(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved