Pimpinan Ormas Islam dan Kristen Terus Berdatangan Temui Jusuf Kalla: Setop Polemik Penistaan Agama
Para pimpinan ormas Islam sepakat akan Laporkan Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie terkait dugaan fitnah Ke Jusuf Kalla
Ketua Umum Formas, Yohanes Handojo, menyatakan bahwa Jusuf Kalla merupakan tokoh bangsa yang tidak hanya berbicara, tetapi juga terlibat langsung dalam proses perdamaian, seperti di Poso, Ambon, dan Aceh.
“Beliau adalah pelaku sejarah dalam mendamaikan konflik yang berdarah. Karena itu kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghargai jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi perdamaian,” ujarnya kepada wartawan.
Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan organisasi juga mengajak Jusuf Kalla untuk kembali berperan aktif dalam mendorong rekonsiliasi di tengah masyarakat. Mereka menilai Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis energi dan persoalan multidimensi yang memerlukan persatuan untuk mengatasinya.
Ketua Umum DPP Patria PMKRI, Agustinus Tamo Mbapa, menegaskan bahwa tidak ada ajaran agama yang membenarkan kekerasan. Ia juga menyinggung adanya laporan terhadap Jusuf Kalla yang dinilai tidak tepat.
“Kami meminta agar laporan tersebut segera dicabut karena tidak berkaitan dengan ajaran dogmatis, melainkan hanya kesalahpahaman akibat potongan informasi,” katanya.
Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak dalam polarisasi yang dipicu kepentingan politik. Menurutnya, menjaga kebersamaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus menjadi prioritas utama.
Pertemuan ini diakhiri dengan seruan kepada seluruh elemen bangsa agar tidak mudah terprovokasi serta terus memperkuat persatuan di tengah dinamika yang ada.
Vox Point Indonesia
Pada hari yang sama dengan kedatangan pimpinan KAHMI, belasan perwakilan organisasi masyarakat lintas latar belakang juga silaturahmi ke Jusuf Kalla di Brawijaya.
Mereka menegaskan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan nasional.
Rombongan terdiri dari perwakilan Vox Point Indonesia, Patria PMKRI, Formas, serta Pewarna Indonesia. Mereka menyampaikan apresiasi atas peran Jusuf Kalla dalam menyelesaikan berbagai konflik di Indonesia.
Ketua Umum Formas, Yohanes Handojo, menyatakan bahwa Jusuf Kalla merupakan tokoh bangsa yang tidak hanya berbicara, tetapi juga terlibat langsung dalam proses perdamaian, seperti di Poso, Ambon, dan Aceh.
“Beliau adalah pelaku sejarah dalam mendamaikan konflik yang berdarah. Karena itu kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghargai jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi perdamaian,” ujarnya kepada wartawan.
Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan organisasi juga mengajak Jusuf Kalla untuk kembali berperan aktif dalam mendorong rekonsiliasi di tengah masyarakat. Mereka menilai Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis energi dan persoalan multidimensi yang memerlukan persatuan untuk mengatasinya.
Ketua Umum DPP Patria PMKRI, Agustinus Tamo Mbapa, menegaskan bahwa tidak ada ajaran agama yang membenarkan kekerasan. Ia juga menyinggung adanya laporan terhadap Jusuf Kalla yang dinilai tidak tepat.
Jusuf Kalla
pernyataan JK dipelintir
Din Syamsuddin
Aziz Qahhar Mudzakkar
Ahmad Dolli Kurnia Tandjung
DPP KNPI
Vox Point Indonesia
| Jusuf Kalla dan Kelangkaan Negarawan Indonesia |
|
|---|
| Pengamat Bongkar Sikap PSI soal Grace Natalie: Tak Dibela di Depan, Didukung di Belakang |
|
|---|
| Ade Armando: Kalau Laporan Polisi Tak Dicabut, Lantas Kenapa Saya Harus Minta Maaf ke Pak JK |
|
|---|
| Alasan PSI Tolak Keras Bantu Grace Natalie Hadapi Gugatan Pihak Jusuf Kalla: Harus Bertanggung Jawab |
|
|---|
| Ketika Potongan Video Memanipulasi Publik dan Mengancam Demokrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/29042026_OrmasIslam_JK.jpg)