Pimpinan Ormas Islam dan Kristen Terus Berdatangan Temui Jusuf Kalla: Setop Polemik Penistaan Agama
Para pimpinan ormas Islam sepakat akan Laporkan Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie terkait dugaan fitnah Ke Jusuf Kalla
Rombongan KAHMI dipimpin Ketua Presidium Majelis Nasional KAHMI, Ahmad Dolli Kurnia Tanjung.
Sama dengan pimpinan dan tokoh lainnya, kedatangan elite KAHMI menemui Jusuf Kalla juga membahas polemik terkait pernyataan Jusuf Kalla di UGM.
KAHMI mendesak semua pihak segera menghentikan polemik itu.
Ahmad Dolli Kurnia menilai situasi belakangan ini berpotensi meresahkan karena isu tersebut dinilai melebar dan berisiko memecah belah hubungan antarumat beragama. Ia menegaskan bahwa tidak terdapat unsur penghasutan maupun upaya mengadu domba dalam pernyataan Jusuf Kalla.
“Kami berharap persoalan ini tidak melebar ke mana-mana, apalagi sampai masuk ke ranah hukum. Tidak ada indikasi penistaan atau upaya memecah belah,” ujar anggota DPR RI itu.
Ketua Umum DPP KNPI 2008-2011 itu mengatakan, sejumlah tokoh agama, termasuk dari kalangan Kristen dan Katolik, juga telah memberikan pandangan bahwa tidak ada unsur penistaan agama dalam pernyataan tersebut.
Hal itu, kata dia, seharusnya menjadi pertimbangan bagi pihak pelapor untuk tidak melanjutkan proses hukum.
Dolli mengingatkan bahwa jika polemik ini terus berlanjut, dikhawatirkan akan berkembang menjadi isu politik yang lebih luas dan berpotensi memicu saling lapor antar kelompok masyarakat.
“Kalau ini masuk ke ranah politik, situasinya bisa semakin berbahaya. Bisa terjadi saling lapor yang berkepanjangan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih fokus pada persoalan kebangsaan yang lebih besar, seperti dampak konflik global terhadap kondisi ekonomi, energi, dan pangan nasional.
Menurut Dolli, Indonesia sebagai negara yang majemuk memiliki kekuatan pada nilai toleransi dan persatuan. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama.
“Kekuatan bangsa ini ada pada keberagaman dan toleransi. Jangan sampai itu justru diusik,” ujarnya.
KAHMI pun berharap pihak pelapor dapat mempertimbangkan kembali langkahnya demi menjaga persatuan dan stabilitas nasional.
Sejumlah perwakilan organisasi masyarakat lintas latar belakang menggelar silaturahmi dengan Jusuf Kalla di kediamannya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (27/4). Pertemuan tersebut membahas pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan nasional.
Rombongan terdiri dari perwakilan Vox Point Indonesia, Patria PMKRI, Formas, serta Pewarna Indonesia. Mereka menyampaikan apresiasi atas peran Jusuf Kalla dalam menyelesaikan berbagai konflik di Indonesia.
Jusuf Kalla
pernyataan JK dipelintir
Din Syamsuddin
Aziz Qahhar Mudzakkar
Ahmad Dolli Kurnia Tandjung
DPP KNPI
Vox Point Indonesia
| Jusuf Kalla dan Kelangkaan Negarawan Indonesia |
|
|---|
| Pengamat Bongkar Sikap PSI soal Grace Natalie: Tak Dibela di Depan, Didukung di Belakang |
|
|---|
| Ade Armando: Kalau Laporan Polisi Tak Dicabut, Lantas Kenapa Saya Harus Minta Maaf ke Pak JK |
|
|---|
| Alasan PSI Tolak Keras Bantu Grace Natalie Hadapi Gugatan Pihak Jusuf Kalla: Harus Bertanggung Jawab |
|
|---|
| Ketika Potongan Video Memanipulasi Publik dan Mengancam Demokrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/29042026_OrmasIslam_JK.jpg)