Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Semua Penerbangan ke Saudi Dibatalkan

Pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan KBRI di Arab Saudi untuk memastikan kondisi dan keamanan WNI.

Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
UMROH - Headline Tribun Timur, Senin (2/3/2026). Semua penerbangan ke Arab Saudi dibatalkan akibat perang Israel vs Iran. 

Namun, kondisi tersebut belum memengaruhi jamaah yang berangkat dari Sulsel.

Saat ini, penyelenggara umrah sedang melakukan mitigasi dengan mendata jamaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat.

Program umrah akhir Ramadan pun mulai berjalan.

“Keberangkatan program umrah akhir Ramadan dimulai tanggal 2 hingga di atas tanggal 5. Beberapa travel sudah memberangkatkan jamaah. Ada juga sudah berada di Tanah Suci dan menunggu jadwal kepulangan,” ujarnya.

Azhar menegaskan, keselamatan jamaah tetap menjadi prioritas utama. Pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan siap mengikuti kebijakan otoritas terkait.

“Kalau ada kebijakan resmi dari Pemerintah Arab Saudi, maskapai, atau pemerintah Indonesia, tentu kita akan mengikuti regulasi tersebut. Keselamatan paling utama,” tegasnya.

Ia mengimbau calon jamaah tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, travel, otoritas Saudi, maskapai, serta pemerintah akan menyampaikan informasi resmi jika terjadi perubahan kebijakan.

“Kami minta jamaah tenang sambil memantau perkembangan. Selama masih terbuka dan tidak ada larangan, Insya Allah perjalanan tetap normal,” kata Azhar.

Penyesuaian Jadwal

Penyesuaian jadwal terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta seiring memanasnya konflik Iran–Amerika Serikat.

Pgs Asst Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, menyebut berdasarkan data hingga pukul 10.00 waktu setempat, terdapat 39 penerbangan rute Timur Tengah yang terjadwal hari ini.

Rinciannya, 20 penerbangan kedatangan dan 19 keberangkatan. 38 merupakan penerbangan reguler dan satu penerbangan charter.

Rute tersebut meliputi Abu Dhabi, Doha, Dubai, Istanbul, Jeddah, dan Madinah. “Hingga pembaruan terakhir, tercatat 17 penerbangan yang terkonfirmasi cancelled,” ujar Aziz.

Meski demikian, operasional bandara secara umum tetap berjalan aman dan kondusif. Tercatat satu penerbangan menuju Jeddah telah berangkat dan tiga penerbangan dari Jeddah serta Madinah telah mendarat.

Penyesuaian jadwal dilakukan sebagai tindak lanjut atas perkembangan situasi operasional rute Timur Tengah.

Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk memantau informasi resmi dari masing-masing maskapai dan memastikan kembali status penerbangan sebelum menuju bandara.

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved